Wawasan Utama:
XRP diperdagangkan dalam rising wedge saat kompresi harga berlanjut, sementara arus masuk ETF yang stabil dan penurunan cadangan bursa mencerminkan tekanan akumulasi yang berkelanjutan.
Momentum jangka pendek tetap didukung oleh bullish MACD crossover, meskipun struktur pola yang lebih luas mengisyaratkan potensi resolusi ke arah penurunan.
CTO Ripple David Schwartz menepis spekulasi bank sentral, memperkuat narasi yang lebih realistis di tengah meningkatnya permintaan institusional dan posisi pasar yang stabil.
XRP diperdagangkan pada $1,4349 pada 25 April ketika pergerakan harga masih terkurung dalam struktur rising wedge yang terbentuk sejak Februari. Pola ini menunjukkan kompresi bertahap, dengan harga bertahan di bawah resistance di sekitar $1,55. Selain itu, pergerakan yang terikat pada range mencerminkan pasar yang menunggu pemicu tegas.
Rising wedge terus menyempit, dengan higher lows yang menopang harga sementara batas atas membatasi kenaikan. Namun, struktur ini sering kali berujung resolusi ke bawah meski ada tekanan bullish sementara. Akibatnya, trader memantau dengan ketat saat range makin ketat.
Indikator MACD menandakan kekuatan jangka pendek karena histogram tetap positif dan garis MACD bergerak naik. Selain itu, garis sinyal berada di atas nol, memperkuat momentum bullish yang berlanjut. Namun, kekuatan ini kontras dengan implikasi bearish yang lebih luas dari wedge.
Dukungan jangka pendek tetap kokoh karena EMA 20 hari dan 50 hari berada tepat di bawah harga saat ini. Selain itu, level-level ini terus berfungsi sebagai landasan konsolidasi terbaru. Di bagian atas, EMA 100 hari dan 200 hari menghadirkan zona resistance yang lebih kuat yang dapat membatasi setiap upaya breakout.
Arus masuk spot ETF terus bertambah, dengan akumulasi inflows mencapai $1,29 miliar. Penambahan harian tetap konsisten sepanjang April, mendukung permintaan yang mendasarinya. Karena itu, tren inflow yang stabil ini menambah lapisan kestabilan pada pergerakan harga.
Cadangan bursa menurun karena tren akumulasi berlanjut di seluruh wallet. Selain itu, pergeseran ini menunjukkan bahwa minat beli meluas di luar arus institusional. Akibatnya, penyempitan pasokan dapat berkontribusi pada kompresi harga yang berkelanjutan.
Sumber: TradingView
CTO Ripple David Schwartz menanggapi narasi yang beredar soal keterlibatan bank sentral. Ia menjelaskan bahwa meski ada kemitraan, klaim adanya dukungan mata uang melalui XRP tidak memiliki dasar. Selain itu, ia menambahkan bahwa perjanjian kerahasiaan tidak seharusnya memicu ekspektasi yang dibesar-besarkan.
Pergerakan di atas $1,55 dapat membuka jalan menuju EMA 100 hari dan level resistance yang lebih tinggi. Namun, kegagalan untuk mempertahankan support saat ini dapat mendorong harga menuju kisaran $1,30. Karena itu, langkah berikutnya bergantung pada apakah pembeli atau penjual yang menguasai.
XRP masih berada dalam kondisi terkompresi karena sinyal teknis dan inflows memberikan panduan yang beragam. Selain itu, menyempitnya range menandakan volatilitas dapat meningkat segera. Akibatnya, pelaku pasar terus memantau level-level kunci untuk konfirmasi arah.
Artikel Terkait
Harga XRP Memampat dalam Pola Segitiga saat Arus ETF Kembali Menguat
Harga XRP Mengempit dalam Pola Segitiga saat Arus ETF Pulih
CEO Ripple Menyatakan XRP Sudah Memiliki Kepastian Regulasi di Acara Las Vegas 2026
Korelasi XRP-Bitcoin di 0,628; XRP Turun 1,55x Lebih Keras Dibanding BTC, Kata Bill Morgan
Bitwise XRP ETF Mencatat Arus Keluar Bersih Senilai $5,8284 Juta pada 30 April