Wawasan Utama:
Harga XRP menghadapi satu minggu yang menentukan saat Kongres AS membahas Undang-Undang CLARITY, dengan kemajuan legislasi yang kemungkinan besar akan secara signifikan memengaruhi arah pasar jangka pendek.
Indikator teknis menyoroti potensi terjadinya breakout di atas $1.36, sementara sinyal momentum yang beragam menunjukkan ketidakpastian ketika para trader menimbang pola bullish terhadap pelemahan kekuatan.
Data pasar futures menunjukkan berkurangnya partisipasi, dengan open interest tetap rendah, yang mengindikasikan sentimen hati-hati saat investor menunggu kejelasan dari perkembangan regulasi yang akan datang.
Harga XRP memasuki fase krusial ketika Kongres Amerika Serikat melanjutkan sidang pada 13 April setelah jeda dua minggu. Para legislator diharapkan meninjau kembali Undang-Undang CLARITY, yang telah mendapat dukungan kuat dari pemimpin dan pembuat kebijakan keuangan. Selain itu, fokus politik yang kembali menguat telah menempatkan pasar kripto di bawah pengawasan ketat.
Periode antara 13 April dan 20 April dapat menentukan arah rancangan undang-undang tersebut saat Komite Perbankan Senat bersiap untuk melakukan pembahasan. Karena itu, para legislator mungkin akan meninjau amandemen sebelum melangkah ke pemungutan suara berikutnya. Senator Cynthia Lummis menekankan urgensi, mencatat bahwa penundaan bisa menghambat kemajuan selama beberapa tahun.
Pejabat senior terus mendukung rancangan undang-undang tersebut, menambah bobot terhadap ekspektasi adanya pergerakan pada pekan ini. Akibatnya, Menteri Keuangan Scott Bessent mendesak para legislator untuk mengamankan proposal tersebut agar maju menuju persetujuan akhir. Namun, perbedaan pendapat terkait imbal hasil stablecoin telah memperlambat kemajuan dalam beberapa bulan terakhir.
Ekonom Gedung Putih baru-baru ini menanggapi kekhawatiran tentang imbal hasil stablecoin dan dampaknya terhadap bank-bank tradisional. Selain itu, mereka menunjukkan bahwa imbal hasil semacam itu tidak akan mengganggu sistem perbankan, sehingga meredakan poin perdebatan utama. Perubahan ini dapat memengaruhi cara para legislator mendekati pembahasan yang akan datang.
Pelaku pasar kini mengaitkan pergerakan harga XRP secara erat dengan hasil legislasi. Secara signifikan, para trader mengantisipasi meningkatnya volatilitas saat kabar terkait rancangan undang-undang tersebut berkembang. Pada saat penulisan, XRP diperdagangkan di dekat $1.34, mencerminkan kenaikan harian yang moderat.
Sumber: TradingView
Indikator teknis menunjukkan bahwa XRP mungkin sedang bersiap untuk mengalami breakout. Selain itu, formasi bull flag pada timeframe yang lebih pendek mengindikasikan tekanan naik yang semakin meningkat. Pergerakan di atas level resistensi $1.36 dapat mendorong harga menuju $1.47.
Money Flow Index terus meningkat, menandakan minat beli yang lebih kuat pada sesi-sesi belakangan ini. Namun, Awesome Oscillator telah berubah menjadi merah, yang menandakan bahwa kekuatan bullish mungkin mulai memudar. Akibatnya, pasar tetap terpecah saat para trader menilai arah untuk jangka pendek.
Data derivatif menunjukkan bahwa aktivitas spekulatif belum pulih sepenuhnya. Selain itu, open interest XRP tetap berada di $2.45 miliar, jauh di bawah puncak sebelumnya yang tercatat pada bulan Oktober. Penurunan ini mengindikasikan bahwa para trader menunggu sinyal yang lebih jelas sebelum menanamkan modal.
Artikel Terkait
Pedagang Kalshi Memperkirakan XRP Akan Mencapai $1.60 pada Bulan April
Pendirian Cardano Hoskinson Mengklaim Pemegang XRP Tidak Punya Hak Hukum atas Aset Milik Ripple
Arus Masuk XRP ETF Tembus Tonggak $1,5 Miliar saat Institusi Mempercepat Adopsi
Rakuten Pay Mengintegrasikan XRP untuk Pembayaran dan Program Loyalitas
XRP Berkembang Dari Aset Jembatan Menjadi Jaminan DeFi, Kata CEO Evernorth
XRP Melonjak ke $1,48 di Tengah Kesepakatan Iran dan Berita Perbankan Ripple