Berita Gerbang, pada 6 April, menurut laporan CCTV International News, Presiden AS Donald Trump ketika menghadiri sebuah acara di Gedung Putih berbicara kepada media mengenai isu Iran. Trump menyatakan bahwa pada hari Selasa (7 April) menurut waktu setempat AS bagian timur adalah batas waktu terakhir, “tidak dapat diubah”. Trump kembali menegaskan bahwa “Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir”, mengatakan bahwa pada masa jabatan pertamanya ia merobek perjanjian komprehensif masalah nuklir Iran, membunuh komandan “Brigade Garda Revolusi Islam” yang saat itu menjabat bernama Jenderal Soleimani, “sehingga menghindari Israel terhapus dari peta”. Trump bersikeras bahwa ia telah mewujudkan perubahan rezim di Iran, menyebut bahwa kepemimpinan Iran yang saat ini berunding dengan AS “lebih dapat memahami”, tetapi juga mengatakan bahwa “mereka (Iran) tidak mau mengalah, namun pada akhirnya mereka akan tunduk—jika mereka tidak tunduk, mereka akan kehilangan semuanya.” Trump juga mengatakan bahwa jika ia diberi pilihan, ia akan “mengambil (minyak) Iran”, karena “minyak sangat mudah didapat, mereka (Iran) tidak punya kemampuan apa pun atas itu, saya akan menghasilkan banyak uang.” Ketika ditanya oleh seorang wartawan, “Jika pihak AS telah berkali-kali mengklaim kekuatan militer Iran telah dihancurkan, mengapa pertempuran masih berlangsung?”, Trump menjawab bahwa, “Mereka (Iran) masih memiliki beberapa rudal, masih memiliki beberapa drone. Untungnya mereka, mereka berhasil menembak jatuh satu (pesawat) (militer AS).”
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke
Penafian.
Artikel Terkait
Iran dan AS Menyusun Memorandum Kesepahaman untuk Kerangka Perdamaian Permanen
Seorang pejabat Iran mengumumkan bahwa Iran dan AS sedang menyusun memorandum kesepahaman untuk perjanjian perdamaian permanen, dengan perundingan dijadwalkan berlangsung di Pakistan dan tenggat tindak lanjut selama 60 hari.
GateNews37menit yang lalu
Ketua Parlemen Iran: 7 Pernyataan Trump 'Sepenuhnya Salah'
Ketua Parlemen Iran, Mohammad Baqer Qalibaf, mengklaim bahwa semua pernyataan yang dibuat oleh Presiden AS Donald Trump dalam satu jam terakhir adalah "sepenuhnya salah," tanpa merinci pernyataan mana yang ia maksud.
GateNews47menit yang lalu
Trump: Blokade Angkatan Laut atas Iran Akan Berlanjut hingga Kesepakatan Selesai
Presiden Trump mengumumkan di media sosial bahwa blokade angkatan laut atas Iran akan terus berlanjut sampai kesepakatan yang lengkap diselesaikan, menekankan bahwa negosiasi hampir selesai dan harus diselesaikan dengan cepat.
GateNews10jam yang lalu
AS dan Iran Membahas Rencana untuk Mengakhiri Perang, AS akan Mencairkan Kembali $20B dalam Dana Iran untuk Konsesi Uranium
AS dan Iran sedang merundingkan rencana penyelesaian konflik, yang melibatkan pencairan kembali $20 miliar dalam aset Iran sebagai imbalan agar Iran menyerahkan cadangan stok uranium yang diperkaya. Perundingan dijadwalkan pada 20 April di Islamabad.
GateNews10jam yang lalu
Menteri Keuangan Prancis Menyerukan Perluasan Stablecoin Berbasis Euro
Menteri Keuangan Prancis Roland Lescure mendorong stablecoin denominasi euro dan mengajak bank untuk mempertimbangkan setoran bertoken, mendukung rencana aliansi Qivalis untuk stablecoin yang dipatok euro pada 2026 guna menghadapi dominasi pembayaran digital AS. Ini menandakan pergeseran dari kebijakan Prancis sebelumnya yang menentang stablecoin privat.
GateNews11jam yang lalu
Tiongkok Akan Memperkuat Kerangka Legislasi untuk AI, Ekonomi Digital, dan Blockchain
Tiongkok berencana untuk memperkuat sistem hukum jaringannya guna menjawab kebutuhan pembangunan internet, dengan fokus pada legislasi untuk AI, ekonomi digital, dan sektor teknologi lainnya. Pada Desember 2025, lebih dari 180 undang-undang diperkirakan akan berlaku, meskipun regulasi saat ini masih tertinggal dibandingkan harapan publik.
GateNews11jam yang lalu