Wawasan Utama
Shiba Inu menunjukkan tanda pemulihan dengan potensi kenaikan 18 persen saat harga mengincar zona resistensi rata-rata pergerakan 200 hari.
Level 0,0000075 telah muncul sebagai zona jual utama karena akumulasi posisi dari penurunan berkepanjangan di kondisi pasar sepanjang 2025.
Aktivitas paus dan tren likuiditas diperkirakan akan memengaruhi apakah token menembus resistensi atau kembali ke konsolidasi dalam kisaran yang lebih luas.
Shiba Inu sedang mendekati resistensi kunci di dekat $0,0000075 karena pergerakan harga mengisyaratkan potensi langkah mean reversion yang dapat memberikan rebound 18% dalam waktu dekat. Token ini telah pulih secara moderat setelah penurunan panjang, menarik perhatian trader yang berfokus pada sinyal teknikal. Setup ini menekankan bagaimana para pemegang merespons pada level yang terkait erat dengan rata-rata jangka panjang.
Data harga menunjukkan bahwa Shiba Inu kehilangan sekitar 84% dari puncak Desember 2024 dan tetap mendapat tekanan selama sebagian besar 2025. Namun, beberapa minggu terakhir membawa pergeseran momentum saat aset naik sekitar 20% sejak Maret dan menguat di atas titik terendah terbaru. Akibatnya, trader kini memantau apakah pemulihan bisa berlanjut menuju rata-rata pergerakan 200 hari.
Rata-rata 200 hari berada di sekitar $0,0000075 dan menjadi acuan penting bagi pelaku pasar yang memantau tren jangka panjang. Selain itu, level ini telah berubah menjadi klaster untuk potensi order jual dari para pemegang yang ingin keluar dari posisi yang terakumulasi selama penurunan. Konsentrasi ini meningkatkan kemungkinan volatilitas yang lebih tinggi saat harga mendekati zona tersebut.
Sumber: TradingView
Struktur pasar menunjukkan bahwa rebound saat ini selaras dengan pola mean reversion yang umum setelah penurunan panjang. Selain itu, pergerakan seperti itu sering menarik minat trading jangka pendek, bukan menjadi sinyal pembalikan tren yang berkelanjutan. Adanya pasokan signifikan di level yang lebih tinggi karena itu dapat membatasi potensi kenaikan kecuali muncul permintaan kuat.
Selain itu, perilaku pemegang besar tetap menjadi faktor kunci dalam membentuk pergerakan harga saat token mendekati resistensi. Aktivitas paus dapat menyerap tekanan jual atau justru memperkuatnya, tergantung pada penempatan posisi di sekitar zona ini. Karena itu, pelaku pasar mengamati arus transaksi dan kondisi likuiditas dengan cermat.
Kenaikan terbaru telah memperbaiki sentimen, tetapi kondisi yang lebih luas masih berhati-hati karena banyak investor masih memegang posisi dari level yang lebih tinggi. Selain itu, tekanan ini terus memengaruhi order book dan membatasi pembelian agresif meski terjadi pemulihan. Akibatnya, pasar mungkin menghadapi resistensi meskipun momentum tetap bertahan dalam jangka pendek.
Trader juga menilai apakah harga bisa mengubah resistensi menjadi dukungan jika mencapai zona target. Pergantian tersebut akan mengindikasikan permintaan yang lebih kuat dan dapat mengubah pandangan jangka pendek untuk aset. Namun, kegagalan untuk menembus dapat memicu konsolidasi baru dalam kisaran yang ada.
Sesi-sesi berikutnya diperkirakan akan memperjelas arah karena harga menguji level yang dibentuk oleh rata-rata jangka panjang dan posisi yang terakumulasi. Selain itu, tren volume perdagangan dan likuiditas akan memberikan sinyal tambahan tentang kekuatan pasar. Para partisipan terus memantau perkembangan karena token kini mendekati fase krusial ke depan.
Artikel Terkait
Pertumbuhan Pemegang Shiba Inu Menandakan Kepercayaan Pasar yang Diperbarui
Pertumbuhan Pemegang Shiba Inu Menandakan Kepercayaan Pasar yang Diperbarui
Paus Kripto Aktif Setelah Keputusan The Fed: Pergerakan BTC, SHIB, HYPE
Paus OG Menjual 800 Miliar SHIB Senilai $4,9 Juta, Total Keuntungan Melebihi $660M dengan Imbal Hasil 48.000x
Pemegang Terbesar SHIB dari 2020 Memindahkan 800 Miliar Token Senilai $4,91M ke CEX Coinmena pada 30 April