Angkatan Laut Iran menuntut kapal memperoleh izin untuk melewati Selat Hormuz, mengancam akan menghancurkan kapal yang tidak berwenang

GateNews

Berita Gerbang, 8 April, Angkatan Laut Iran pada hari Rabu pagi waktu setempat memberi tahu kapal-kapal yang berlabuh di dekat Selat Hormuz bahwa untuk melintasi selat tersebut masih perlu memperoleh izin dari Iran. Rekaman suara yang dibagikan oleh seorang awak kapal menunjukkan bahwa Angkatan Laut Korps Pengawal Revolusi Islam Iran menyiarkan melalui radio kepada kapal-kapal: “Semua kapal harus memperoleh izin Angkatan Laut Korps Pengawal Revolusi Islam Iran untuk dapat melewati selat ini. Setiap kapal yang mencoba melintas tanpa izin akan dihancurkan.” Sebelumnya, Presiden Trump mengatakan bahwa ia telah menyetujui penangguhan serangan terhadap Iran selama dua minggu, dengan syarat selat tersebut dapat “dibuka kembali sepenuhnya, segera, dan secara aman.” Pemerintah Iran telah memberi sinyal bahwa pihaknya berniat untuk terus memengaruhi jalur air tersebut. Berdasarkan foto dan video yang dibagikan oleh para awak kapal, pesawat tempur masih berpatroli di atas Teluk Persia, dan sebagian besar kapal masih dalam keadaan berlabuh.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.

Artikel Terkait

Wakil Menteri Luar Negeri Iran: Tanggal untuk Putaran Berikutnya Pembicaraan AS Masih Belum Ditentukan

Wakil Menteri Luar Negeri Iran mengkritik AS karena mengirim pesan yang tidak jelas mengenai perundingan, menunjukkan bahwa tidak ada tanggal tertentu untuk pembicaraan mendatang yang telah ditetapkan. Ia menekankan bahwa terserah orang Amerika untuk menilai legalitas pernyataan-pernyataan tersebut.

GateNews22menit yang lalu

Mantan PM Inggris Liz Truss Secara Terbuka Mendukung Bitcoin sebagai Alat untuk Melawan Penggerusan Nilai Mata Uang

Mantan Perdana Menteri Inggris Liz Truss mengkritik arah ekonomi Britania, dengan mengutip pajak dan regulasi yang tinggi. Ia menganjurkan Bitcoin untuk melawan penggerusan nilai mata uang (currency debasement) dan sedang menyelenggarakan sebuah konferensi untuk mempromosikan gerakan kedaulatan dan kebebasan.

GateNews57menit yang lalu

Militer AS Menerapkan Blokade di Pelabuhan Iran, Memaksa 23 Kapal Berbalik

Komando Pusat AS mengumumkan blokade maritim terhadap kapal yang memasuki dan meninggalkan pelabuhan-pelabuhan Iran, yang menyebabkan 23 kapal mematuhi perintah dan berbalik sejak operasi dimulai.

GateNews1jam yang lalu

Pemimpin Tertinggi Iran Mengatakan Angkatan Laut Siap Menimbulkan 'Kekalahan Baru yang Menyakitkan' bagi Musuh

Pesan Hari Angkatan Bersenjata dari Ayatollah Khamenei menekankan kesiapsiagaan militer, menyampaikan harapan baik kepada personel dan keluarga mereka, serta mengancam "kekalahan baru yang menyakitkan" bagi para musuh, bertepatan dengan perayaan tahunan Iran.

GateNews2jam yang lalu

Iran Belum Menyetujui Putaran Pembicaraan Berikutnya dengan Amerika Serikat

Berita Gate, 18 April — Iran belum menyetujui untuk mengadakan putaran perundingan berikutnya dengan Amerika Serikat, menurut Tasnim News Agency milik Iran pada 18 April.

GateNews3jam yang lalu

Penasihat Pemimpin Tertinggi Iran: Poros Persatuan Internal dan Perlawanan Tidak Bisa Ditawar

Mohammad Makhber, seorang penasihat Pemimpin Tertinggi Iran, menegaskan bahwa persatuan internal Iran dan perlawanan adalah hal yang krusial bagi masa depan negara, dan tidak boleh dikompromikan dalam perundingan dengan pihak asing.

GateNews4jam yang lalu
Komentar
0/400
Tidak ada komentar