Berita Gate, entitas yang menguntungkan di balik decentralized exchange Balancer, Balancer Labs, mengumumkan penutupan. Langkah ini dipicu oleh serangan hacker sebesar 128 juta dolar AS yang terjadi pada November tahun lalu. Serangan tersebut menguras likuiditas dari kolam likuiditas dan menimbulkan risiko hukum yang berkelanjutan bagi protokol. CEO sekaligus co-founder Fernando Martinelli menyatakan bahwa 12 bulan ke depan sangat penting bagi Balancer DAO dan timnya, untuk membuktikan kecocokan pasar dan keberlanjutan protokol.
Meskipun Balancer Labs tutup, protokol Balancer sendiri tidak berhenti. Balancer DAO dan Balancer Foundation akan tetap beroperasi, dan protokol masih menghasilkan pendapatan, dengan total biaya tahunan selama tiga bulan terakhir lebih dari 1 juta dolar AS. Martinelli menyebutkan bahwa tim inti akan bergabung ke entitas baru bernama Balancer OpCo, dan dirinya tidak lagi menjabat secara resmi, hanya memberikan dukungan sebagai penasihat.
Ke depan, penerbitan token BAL baru akan dihentikan, dan semua biaya akan masuk ke kas DAO untuk melakukan pembelian kembali token yang ada di pasar, memberikan peluang keluar yang adil bagi pemegang token. Martinelli menambahkan, “Jika Anda percaya pada Balancer yang telah direstrukturisasi, Anda bisa terus memegang; jika tidak, Anda bisa keluar secara adil.”
Balancer diluncurkan pada tahun 2020, merupakan decentralized exchange dan automated market maker berbasis Ethereum, yang inovatif dengan kolam likuiditas yang seimbang secara otomatis untuk menjaga rasio aset. Hacker memanfaatkan celah kode untuk menukar token dengan harga murah, menyebabkan dana yang sebelumnya sebesar 775 juta dolar AS turun menjadi hanya 154 juta dolar AS, memicu kepanikan dan penarikan dana oleh investor.
Pada saat berita ini dirilis, sektor DeFi sedang mengalami restrukturisasi dan PHK massal, termasuk proyek seperti Tally, Step Finance, dan Parsec yang secara berturut-turut menutup. Para profesional industri berpendapat bahwa langkah restrukturisasi Balancer dapat menjadi referensi bagi decentralized exchange lain dalam menghadapi risiko keamanan dan volatilitas pasar. Dalam 12 bulan ke depan, apakah pasar DeFi dapat memulihkan kepercayaan akan menjadi kunci untuk menilai ketahanan seluruh industri.
Artikel Terkait
MicroStrategy Mengusulkan Dividen Dua Kali Sebulan untuk STRC guna Meningkatkan Likuiditas dan Menstabilkan Harga Saham
Pi Network Meluncurkan Fitur Smart Contract Pertama di Testnet, Memungkinkan Pembayaran Berlangganan
Dompet Self-Custody Topnod Menjadi Mitra Resmi Blockchain Layer1 Pharos
Buck Protocol Mengumumkan Penutupan, Pemegang Akan Menerima Penebusan Penuh
XRP Berkembang Dari Aset Jembatan Menjadi Jaminan DeFi, Kata CEO Evernorth
Sui Meluncurkan Stablecoin USDsui di Seluruh Ekosistem DeFi