Pejabat listrik senior Thailand terlibat dalam penambangan Bitcoin ilegal, ribuan perangkat disita

GateNews
BTC1,66%

27 Januari 2024, pejabat listrik senior Thailand terlibat dalam skandal penambangan cryptocurrency ilegal, memicu perhatian tinggi dari otoritas pengawas setempat. Badan Penyelidikan Khusus Thailand (DSI) mengungkapkan bahwa empat pejabat tinggi di tingkat provinsi (PEA) diduga menyalahgunakan kekuasaan mereka untuk mengoperasikan kelompok penambangan Bitcoin ilegal. Polisi menyita ribuan perangkat penambangan dan simpanan tunai senilai sekitar 612.900 dolar AS di kediaman asisten direktur.

Menurut laporan dari Bangkok Post, DSI melakukan penggerebekan mendadak di tiga tempat tinggal dan menyita perangkat penambangan, uang tunai, laptop, ponsel, dan buku tabungan bank. Letnan Jenderal Polisi Ruttapong Nuwarat menyatakan bahwa operasi ini merupakan bagian dari “Operasi Ular Kobra”, yang dimulai sejak Desember 2025 dan bertujuan memerangi jaringan kriminal yang terkait pencucian uang dan aset ilegal. Pada 19 Januari, pejabat DSI menyita total 3642 perangkat penambangan cryptocurrency dan menemukan bukti yang terkait dengan para finansialis dan pejabat pemerintah.

Pejabat yang dituduh termasuk wakil gubernur provinsi, seorang manajer wilayah, seorang teknisi, dan seorang pegawai departemen layanan yang akan pensiun. Penyidikan menunjukkan bahwa pejabat-pejabat ini memanfaatkan kekuasaan mereka untuk mengatur penyimpanan, pasokan listrik, dan sambungan trafo ke pusat penambangan, serta menerima suap hingga 400.000 baht Thailand per bulan. Kepala Divisi Teknologi dan Kejahatan Siber DSI, Inspektur Khemachart Prakaihongmanee, menyatakan bahwa semua pelanggar akan diproses sesuai hukum dan diserahkan ke Komisi Antikorupsi Nasional untuk mempercepat proses pengadilan.

Dalam beberapa tahun terakhir, Thailand terus memperkuat pengawasan terhadap cryptocurrency, menindak tegas apa yang disebut “dana abu-abu”, dan mencegah aliran dana ke jaringan ilegal. Pada Januari 2025, PEA menyita sebuah tambang Bitcoin yang mencuri listrik di Provinsi Chonburi, dengan 996 perangkat yang disita. Para ahli menunjukkan bahwa masalah penambangan Bitcoin ilegal bukan hanya masalah Thailand, melainkan tantangan global. Sebagai contoh, tahun lalu Rusia kehilangan jutaan dolar listrik dan pajak akibat kegiatan penambangan yang tidak terdaftar, dan Departemen Kehakiman mengusulkan hukuman penjara hingga lima tahun dan denda besar untuk pelanggaran terkait.

Secara keseluruhan, kasus pejabat PEA Thailand ini menyoroti tekad pemerintah dalam memberantas aktivitas ilegal terkait cryptocurrency dan mengingatkan pasar akan risiko kepatuhan. Dengan pengawasan global yang semakin ketat, industri penambangan yang sah dan operasi yang transparan akan menjadi kunci keberlanjutan dan kesehatan ekosistem cryptocurrency.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.

Artikel Terkait

Whale Bitcoin Mengirim $20M dalam BTC ke Binance, Mengisyaratkan Kemungkinan Penjualan

Seorang paus bitcoin mentransfer 300 BTC senilai lebih dari $20 juta ke Binance, memicu spekulasi tentang kemungkinan penjualan. Terlepas dari langkah ini, dompet tersebut masih menyimpan 200 BTC, yang saat ini bernilai sekitar $13,8 juta, menunjukkan bahwa pemiliknya mungkin mengalami kerugian.

CryptoNewsFlash1jam yang lalu

Pasar Global Berubah Saat Minyak Melonjak dan Bitcoin Tetap Bertahan

Pasar global bergerak tidak merata ketika ketegangan geopolitik meningkat dan harga energi melonjak tajam. Harga minyak melonjak melewati level-level kunci sementara Bitcoin tetap stabil meskipun mendapat tekanan. Sementara itu, saham berfluktuasi karena para trader merespons retorika yang kian meningkat dan hasil diplomatik yang masih tidak pasti. O

CryptoBreaking1jam yang lalu

Solo Bitcoin Miner Mendapat Imbalan Blok $210K dalam Kemenangan Langka di CKpool

Seorang penambang Bitcoin solo yang menggunakan CKpool mendapatkan keberhasilan langka, menyelesaikan sebuah blok dan memperoleh 3.139 BTC senilai sekitar $210.000, meskipun menjalankan pengaturan yang sederhana sebesar 230 TH/s, yang memiliki peluang keberhasilan 1 dari 28.000 setiap hari.

CryptoNewsFlash4jam yang lalu
Komentar
0/400
Tidak ada komentar