UAE Umumkan Regulasi Baru Penting

Pasar
Diperbarui: 2025-11-27 08:51

Sebuah undang-undang keuangan baru di Uni Emirat Arab, yang dikenal sebagai Federal Decree No. 6, telah resmi berlaku, membawa proyek keuangan terdesentralisasi dan Web3 di bawah pengawasan bank sentral.

Legislasi ini mengakhiri pembelaan regulasi "hanya kode", dengan pelanggar menghadapi denda hingga 1 miliar dirham.

01 Ambisi Baru untuk Dirham Digital

UEA tengah melakukan pembaruan besar-besaran pada sistem hukum keuangannya, dengan tujuan menjadi pembuat aturan global di bidang aset digital.

Pada 16 September 2025, Federal Decree No. 6 resmi diberlakukan di UEA.

Undang-undang ini mencerminkan sikap negara terhadap inovasi keuangan—menerimanya dengan tangan terbuka, namun tetap menjaga pengawasan yang ketat.

Dengan undang-undang baru ini, Bank Sentral UEA secara signifikan memperluas kewenangan regulasinya atas lembaga keuangan, bisnis asuransi, dan aktivitas terkait aset digital.

Legislasi ini memperkenalkan "salah satu perubahan regulasi paling luas dalam industri kripto di kawasan."

02 "Hanya Kode" Tak Lagi Jadi Celah

Perubahan paling menonjol dalam regulasi baru ini adalah penghapusan sepenuhnya pembelaan "hanya kode" untuk proyek DeFi.

Menurut Pasal 62 dalam undang-undang baru, siapa pun yang "dengan cara, media, atau teknologi apa pun" melakukan, menawarkan, menerbitkan, atau memfasilitasi aktivitas keuangan berizin kini berada di bawah lingkup regulasi Bank Sentral UEA.

"Ini berarti proyek keuangan terdesentralisasi tidak lagi bisa menghindari pengawasan dengan mengklaim mereka ‘hanya kode’," ujar pengacara kripto lokal Irina Heaver.

Ia juga menekankan bahwa argumen ‘desentralisasi’ tidak membebaskan protokol dari kewajiban kepatuhan.

03 Cakupan Regulasi yang Komprehensif

Cakupan regulasi baru terhadap ekosistem DeFi dan Web3 sangatlah luas.

Protokol yang mendukung stablecoin, aset dunia nyata, fungsi pertukaran terdesentralisasi, jembatan lintas rantai, atau routing likuiditas kini mungkin perlu memperoleh izin dari bank sentral.

Tindakan penegakan hukum sudah mulai dilakukan, dengan sanksi atas aktivitas tanpa izin termasuk denda hingga 1 miliar dirham (sekitar $272 juta) dan kemungkinan sanksi pidana.

Pengacara kripto lokal Irina Heaver menyarankan agar proyek industri yang dibangun atau beroperasi di UEA memandang ini sebagai tonggak regulasi penting dan menyesuaikan sistem mereka sebelum masa transisi berakhir pada September 2026.

04 Dompet Self-Custody Tetap Aman

Terdapat kebingungan besar mengenai apakah undang-undang baru ini berdampak pada dompet self-custody atau non-custodial.

Beberapa pengamat industri bahkan menyatakan bahwa undang-undang ini secara efektif "melarang" aplikasi kripto dan dompet self-custody di UEA.

Namun, para ahli hukum menegaskan bahwa hal tersebut tidak benar.

"Undang-undang ini tidak melarang self-custody, juga tidak membatasi individu menggunakan dompet mereka sendiri," jelas Kokila Alagh, pendiri dan managing partner Karm Legal Consultants.

Ia menjelaskan bahwa undang-undang baru ini "hanya memperluas" cakupan regulasi bagi perusahaan.

"Jika penyedia dompet memungkinkan pembayaran, transfer, atau layanan keuangan lain yang diatur untuk pengguna UEA, mereka mungkin perlu mematuhi persyaratan perizinan," tambahnya.

05 Respons Pasar dan Performa GateToken

Meski regulasi baru UEA mengguncang industri, GateToken menunjukkan momentum pasar yang kuat pada 27 November.

Menurut data terbaru, pasangan perdagangan GT/USDT saat ini berada di harga 10,70 USDT, dengan kenaikan harian sebesar 0,47%.

Analisis teknikal menunjukkan tren bullish yang kuat untuk GT/USDT pada timeframe 1 jam.

Selama harga tetap di atas level support 10,60 USDT, tren kenaikan diperkirakan akan berlanjut.

Resistensi berikutnya berada di 10,80 USDT, dan jika terjadi breakout, harga berpotensi menguji level 10,98 USDT.

06 Ambisi Fintech UEA

Undang-undang baru bank sentral UEA bukanlah langkah regulasi yang berdiri sendiri; ini merupakan bagian inti dari strategi UEA untuk menjadi pusat fintech global.

Dengan membawa DeFi dan Web3 ke dalam kerangka regulasi, UEA menciptakan lingkungan bisnis yang lebih terprediksi dan menarik bagi perusahaan kripto global serta modal institusional.

Pada tahun 2024, sektor fintech UEA telah menarik investasi sebesar $265 juta, dengan nilai pasar diperkirakan mencapai $5,71 miliar pada tahun 2029.

Kerangka regulasi multi-yurisdiksi UEA—termasuk CBUAE untuk wilayah utama, Dubai Financial Services Authority untuk DIFC, dan Financial Services Regulatory Authority untuk Abu Dhabi Global Market—memberikan fleksibilitas unik bagi investor institusi.

07 Strategi UEA dalam Konteks Global

Reformasi regulasi UEA sangat terkait dengan ambisi yang lebih luas untuk ekonomi digital.

Strategi Digital Nasional 2025–2027 mengalokasikan dana sebesar $3,5 miliar untuk infrastruktur digital, termasuk pengembangan pemerintahan berbasis AI sepenuhnya yang pertama di dunia.

Secara global, pendekatan UEA sejalan dengan tren di yurisdiksi seperti Singapura dan Inggris, meski kedua negara tersebut belum secara eksplisit membawa DeFi ke dalam pengawasan regulasi seperti yang dilakukan UEA.

UEA secara unik memadukan penegakan hukum yang ketat dengan insentif inovasi, menjadikannya berbeda dalam persaingan fintech global.

Sementara itu, Kementerian Keuangan UEA juga telah menandatangani amandemen Common Reporting Standard (CRS 2.0), yang memasukkan mata uang kripto dan produk keuangan digital ke dalam kerangka pelaporan pajak, dengan komitmen untuk memulai pertukaran informasi pada tahun 2028.

Outlook

Kejelasan regulasi telah lama menjadi hambatan utama bagi pertumbuhan industri mata uang kripto. Dengan mendefinisikan kerangka regulasi untuk DeFi dan Web3 secara jelas, UEA menciptakan "safe harbor" langka bagi modal kripto global.

Menjelang tenggat transisi September 2026, proyek DeFi global dihadapkan pada pilihan jelas: beradaptasi dengan regulasi baru atau kehilangan akses ke pasar utama Timur Tengah ini.

Bagi bursa dan investor, aset seperti GateToken menunjukkan potensi pertumbuhan yang lebih sehat dalam lingkungan regulasi yang telah terdefinisi dengan baik ini.

The content herein does not constitute any offer, solicitation, or recommendation. You should always seek independent professional advice before making any investment decisions. Please note that Gate may restrict or prohibit the use of all or a portion of the Services from Restricted Locations. For more information, please read the User Agreement
Like Konten