Apakah Hyperliquid Telah Menjadi Platform Trading Kripto Paling Likuid di Dunia? Token HYPE Melonjak Lebih dari 10%

Pasar
Diperbarui: 2026-01-27 08:35

"Hyperliquid diam-diam telah mencapai tonggak penting: kini menjadi tempat paling likuid untuk penemuan harga kripto global." Pada 27 Januari 2026, pendiri sekaligus CEO Hyperliquid, Jeff Yan, mengumumkan hal ini dalam cuitan pertamanya di tahun baru.

Pesan singkat ini langsung menarik perhatian komunitas kripto. Pernyataan tersebut tidak hanya menandai platform perdagangan terdesentralisasi yang menantang raksasa tersentralisasi pada metrik inti, tetapi juga kembali menyoroti token asli mereka, HYPE.

01 Guntur dalam Keheningan

Di awal tahun 2026, Jeff Yan mengejutkan dunia kripto hanya dengan satu cuitan. Dikenal dengan pendekatan yang sederhana dan pragmatis, sang pendiri kali ini tampil berbeda dengan secara terbuka menyatakan: Hyperliquid telah menjadi tempat paling likuid untuk penemuan harga kripto global.

Untuk mendukung klaimnya, ia menyertakan grafik perbandingan langsung kedalaman order book kontrak perpetual BTC antara Binance dan Hyperliquid. Grafik tersebut dengan jelas menunjukkan bahwa pada titik harga kunci, kepadatan order book Hyperliquid telah melampaui pesaingnya.

Ini bukan sekadar visi muluk—melainkan pengumuman berbasis data hasil yang dapat diverifikasi langsung dari data order on-chain. Jeff Yan juga menambahkan bahwa, berkat kerja tim HIP-3, Hyperliquid kini juga menjadi salah satu platform paling likuid untuk kontrak perpetual aset keuangan tradisional.

02 Mesin Pertumbuhan Berbasis Data

Pencapaian ini tidak terjadi secara kebetulan. Di baliknya terdapat pertumbuhan data yang eksplosif di seluruh ekosistem Hyperliquid. Pada hari yang sama, tim mengungkapkan bahwa total open interest di bursa terdesentralisasi HIP-3 telah melampaui 790 juta dolar AS, mencetak rekor tertinggi sepanjang masa.

Angka ini tumbuh lebih dari 200% hanya dalam satu bulan, didorong terutama oleh lonjakan permintaan perdagangan aset safe haven tradisional seperti emas dan perak di tengah ketidakpastian makroekonomi global.

Diluncurkan pada Oktober 2025, protokol HIP-3 memungkinkan pengembang yang memenuhi syarat untuk menghadirkan pasar futures perpetual mereka sendiri di infrastruktur HyperCore milik Hyperliquid.

Saat ini, platform TradeXYZ dalam ekosistem tersebut telah menjadi HIP-3 DEX terbesar, dengan volume perdagangan harian sekitar 129 miliar dolar AS dan menguasai sekitar 90% pangsa pasar sektor tersebut.

03 Respons Pasar Langsung: Token HYPE Melonjak

Didorong oleh serangkaian perkembangan positif ini, token tata kelola dan utilitas asli Hyperliquid, HYPE, mencatat kenaikan luar biasa lebih dari 13% dalam 24 jam.

Per 27 Januari, pergerakan harga HYPE berhasil menembus garis tren turun selama sebulan dan bertahan di atas exponential moving average 20 hari, menandakan momentum bullish jangka pendek yang kuat.

Bagi yang ingin memperdagangkan HYPE, bursa terkemuka seperti Gate menawarkan lingkungan perdagangan yang mudah dan sangat likuid. Investor dapat memanfaatkan platform ini untuk memantau pergerakan pasar dan berpartisipasi dalam perdagangan secara real-time.

04 Sang Pengganggu: Jeff Yan dan Filosofi "Outlier"-nya

Kebangkitan Hyperliquid sangat berbeda dengan kebanyakan proyek kripto, dipengaruhi oleh filosofi unik sang pendiri, Jeff Yan.

Mantan trader high-frequency dan peraih medali emas Olimpiade Fisika ini memilih jalur pendanaan mandiri sepenuhnya, menolak seluruh modal ventura.

"Jika Bitcoin mengumpulkan pendanaan Seri A di masa awal, ia tidak akan menjadi Bitcoin yang kita kenal sekarang," jelas Jeff Yan dalam sebuah wawancara.

Ia meyakini, alokasi internal awal dari modal ventura akan meninggalkan "luka" permanen dalam sejarah sebuah protokol, yang bertentangan dengan visinya membangun infrastruktur yang benar-benar netral dan permissionless.

Sebagai konsekuensinya, Hyperliquid sepenuhnya mengandalkan keuntungan dari perusahaan trading lain milik tim pendiri, Chameleon Trading, untuk mendanai pertumbuhannya. Saat token HYPE diluncurkan pada November 2024, sebanyak 31% pasokan didistribusikan langsung kepada pengguna komunitas, bukan kepada perusahaan modal ventura.

05 Lebih dari Sekadar DEX: Membangun Jaringan Keuangan Masa Depan

Ambisi Hyperliquid jauh melampaui sekadar menjadi bursa kontrak perpetual terdesentralisasi berperforma tinggi. Jeff Yan menggambarkan visinya sebagai membangun jaringan on-chain fundamental untuk seluruh aktivitas keuangan.

Di inti jaringan ini terdapat blockchain Layer 1 yang dirancang khusus untuk perdagangan frekuensi tinggi. Alih-alih mengandalkan platform smart contract generik, Hyperliquid mengembangkan chain khusus yang mendukung order book on-chain dan finalitas di bawah satu detik.

Arsitektur ini memungkinkan platform memproses hingga 200.000 transaksi per detik, memberikan pengalaman pengguna setara bursa tersentralisasi teratas, namun tetap sepenuhnya terdesentralisasi dan non-kustodial.

Dengan infrastruktur berperforma tinggi ini, Hyperliquid berkembang menjadi lapisan protokol keuangan modular. HyperEVM, yang diluncurkan awal 2025, menyediakan lingkungan kompatibel Ethereum, memungkinkan pengembang membangun aplikasi keuangan kompleks langsung di platform.

Saat ini, aplikasi seperti Felix (protokol posisi utang beragunan) dan HyperLend (protokol peminjaman) mengelola aset ratusan juta dolar AS, mendorong pertumbuhan ekosistem yang dinamis.

Dampak Pasar dan Prospek Masa Depan

Tonggak Hyperliquid ini terjadi tak lama setelah 12,46 juta HYPE token dibuka kuncinya pada 6 Januari. Menghadapi potensi tekanan jual di pasar, platform ini justru menunjukkan pertumbuhan signifikan dan pencapaian utama, yang mendukung harga token serta kepercayaan pasar.

Peristiwa ini menegaskan bahwa persaingan di sektor derivatif DeFi telah memasuki fase baru. Masa depan akan ditentukan bukan hanya oleh volume perdagangan dan pengalaman pengguna, tetapi juga oleh vitalitas ekosistem, keterbukaan protokol, serta kemampuan menjadi fondasi infrastruktur keuangan generasi berikutnya.

Bagi para trader, baik yang berinvestasi pada token HYPE maupun menggunakan Hyperliquid untuk perdagangan derivatif dengan likuiditas tinggi dan slippage rendah, mengikuti inovasi teknis dan pertumbuhan ekosistem platform ini menjadi hal yang krusial.

Melihat ke Depan

Di Hyperliquid, order book untuk kontrak perpetual emas untuk pertama kalinya menunjukkan spread bid-ask yang lebih ketat dibandingkan New York Futures Exchange. Seorang trader komoditas tradisional berkomentar di media sosial, "Tongkat penemuan harga diam-diam berpindah dari menara kaca Wall Street ke node-node yang tersebar secara global."

Ketika Jeff Yan mempublikasikan grafik yang menunjukkan Hyperliquid melampaui Binance dalam hal kedalaman, ia membuktikan satu hal: Di dunia kripto, benteng terkuat tidak dibangun oleh kampanye pemasaran yang riuh, melainkan ditempa dari baris-baris kode sunyi dan likuiditas sejati.

The content herein does not constitute any offer, solicitation, or recommendation. You should always seek independent professional advice before making any investment decisions. Please note that Gate may restrict or prohibit the use of all or a portion of the Services from Restricted Locations. For more information, please read the User Agreement
1