Satu izin yang mensyaratkan staking 500.000 token HYPE mendorong bursa terdesentralisasi ini mencapai volume perdagangan harian lebih dari $5,2 miliar, dengan hampir 70% didorong oleh perdagangan kontrak perak.
Pada 5 Februari 2026, pasar kontrak perpetual permissionless HIP-3 milik Hyperliquid mencatatkan rekor volume perdagangan harian baru sebesar $5,2 miliar—tertinggi sejak protokol ini diluncurkan pada Oktober 2025. TradeXYZ, penyedia utama pasar tersebut, menguasai hampir 90% dari total aktivitas perdagangan, dengan kontrak peraknya saja mencapai volume harian $4,09 miliar, atau sekitar 68% dari total HIP-3 pada hari itu.
Euforia Perdagangan
Belakangan ini, sektor keuangan terdesentralisasi mengalami lonjakan aktivitas perdagangan. Pasar kontrak perpetual permissionless HIP-3 milik Hyperliquid menjadi sorotan, menembus ambang volume harian $5 miliar. Angka ini menjadi volume perdagangan satu hari tertinggi sejak peluncuran protokol pada Oktober 2025.
Lonjakan volume perdagangan ini terutama terjadi pada pekan terakhir Januari, ketika harga emas untuk pertama kalinya menembus $5.000 per ons dan harga perak melewati batas psikologis $100.
Evolusi Platform
Di balik lonjakan perdagangan ini, terdapat pergeseran strategis Hyperliquid dari satu bursa menjadi platform perdagangan yang komprehensif. Pembaruan HIP-3 secara fundamental mendefinisikan ulang model operasionalnya.
Analisis pasar menunjukkan bahwa HIP-3 telah mentransformasi Hyperliquid dari platform perpetual khusus kripto menjadi "universal asset trading layer." Emas dan perak kini masuk dalam lima aset teratas yang paling banyak diperdagangkan di platform ini. Pergeseran ini secara signifikan mengubah persepsi pasar terhadap Hyperliquid, karena lonjakan volume logam mulia telah mendefinisikan ulang posisinya.
Struktur Pasar
Di dalam pasar HIP-3, TradeXYZ mendominasi sebagai penyedia utama, memegang posisi hampir monopoli melalui kontrak perpetual untuk logam mulia, indeks saham, dan saham individu. Data menunjukkan open interest TradeXYZ di HIP-3 pernah mencapai rekor tertinggi $1,06 miliar, dengan 87% berasal dari penyedia ini.
Bahkan setelah koreksi pasar, open interest HIP-3 tetap berada di kisaran $665 juta—naik 88% secara bulanan. Konsentrasi ini mencerminkan keunggulan peserta awal sekaligus menyoroti tantangan bagi pendatang baru.
Mekanisme Teknis
Inovasi utama HIP-3 terletak pada mekanisme penciptaan pasar permissionless. Sesuai rancangan protokol, setiap peserta yang memenuhi syarat dapat meluncurkan pasar futures perpetual di infrastruktur Hyperliquid tanpa persetujuan listing terpusat.
Untuk menjadi market deployer, seseorang harus melakukan staking 500.000 token HYPE di HyperCore guna mengaktifkan bursa futures perpetual. Persyaratan ini setara dengan nilai lebih dari $20 juta. Sistem ini terintegrasi dengan HyperEVM, mendukung fungsi smart contract dan tata kelola, serta menerapkan berbagai langkah manajemen risiko.
Dampak Ekosistem
Peluncuran HIP-3 memberikan dampak signifikan terhadap seluruh ekosistem Hyperliquid. Pertama, ambang staking yang tinggi menciptakan tekanan beli berkelanjutan dan mendukung nilai token HYPE. Setiap peluncuran pasar mengharuskan penguncian 500.000 HYPE, secara langsung mengurangi suplai yang beredar.
Kedua, HIP-3 memungkinkan proyek pihak ketiga memanfaatkan infrastruktur on-chain Hyperliquid, memfasilitasi peluncuran pasar secara permissionless, menyederhanakan proses penciptaan pasar, dan memperluas akses pengguna ke produk keuangan baru.
Performa Harga
Menurut data pasar Gate, per 11 Februari 2026, token asli Hyperliquid, HYPE, diperdagangkan di harga $28,77, dengan kapitalisasi pasar $6,86 miliar dan pangsa pasar 1,13%.
Harga HYPE mengalami perubahan -6,88% dalam 24 jam terakhir dan -14,51% dalam 7 hari terakhir, namun masih mencatat pertumbuhan +15,68% dalam 30 hari terakhir dan +23,25% selama setahun terakhir.
Dari perspektif prediksi harga, analis memperkirakan harga rata-rata HYPE akan berada di kisaran $28,78 pada 2026, dengan rentang antara $20,14 hingga $35,4. Proyeksi jangka panjang menunjukkan HYPE dapat mencapai $70,74 pada 2031, yang berarti potensi imbal hasil +81,00% dibandingkan level saat ini.
Konteks Industri
Dibandingkan dengan pasar keuangan tradisional, kinerja Hyperliquid di sektor logam mulia semakin patut diperhatikan. Volume perdagangan emas dan perak HIP-3 telah mencapai sekitar 1% dari volume di COMEX—bursa derivatif logam terbesar di dunia. Proporsi ini menyoroti pengaruh yang semakin besar dari platform perdagangan terdesentralisasi di pasar aset tradisional.
Sementara itu, pasar kripto utama justru bergerak ke arah berbeda. Bitcoin saat ini diperdagangkan di harga $68.251 dengan kapitalisasi pasar $1,38 triliun, dan Ethereum berada di $2.006,87 dengan kapitalisasi pasar $252,82 miliar. Berbeda dengan pertumbuhan bulanan HYPE yang positif, Bitcoin dan Ethereum masing-masing turun -23,78% dan -32,22% dalam 30 hari terakhir.
Di balik rekor volume perdagangan HIP-3 Hyperliquid, kontrak logam mulia menyumbang angka mencolok sebesar 68%. Open interest di platform ini pernah mencapai puncak $1,06 miliar sebelum koreksi harga dan masih bertahan di $665 juta, naik 88% secara bulanan. Ketika volatilitas harga emas dan perak menarik minat trader global, platform derivatif berbasis blockchain ini secara diam-diam memproses volume perdagangan setara sekitar 1% dari COMEX—bursa logam terbesar di dunia.
Medan persaingan bursa terdesentralisasi kini semakin meluas, dari aset kripto ke pasar keuangan global yang lebih luas.


