Analis Bloomberg McGlone Peringatkan: Pola Bitcoin Menyerupai Krisis 2008 di Tengah Meningkatnya Divergensi Pasar

Diperbarui: 2026-01-21 05:57

Senior Commodity Strategist Bloomberg Intelligence, Mike McGlone, baru-baru ini merilis analisis yang membandingkan trajektori Bitcoin saat ini dengan pola pasar yang terlihat sebelum krisis keuangan 2008, memunculkan sejumlah prediksi yang mengkhawatirkan. Ia memperingatkan bahwa Bitcoin dapat turun hampir 60% dari rekor tertingginya ke level $50.000 pada tahun 2026, bahkan melihat kemungkinan kembalinya ke level $10.000.

Respons pasar terhadap pandangan bearish ini sangat terbelah. Analis Bernstein, Gautam Chhugani, justru memberikan proyeksi yang berlawanan, memperkirakan bahwa harga Bitcoin bisa mencapai $150.000 pada tahun 2026. Inti dari perdebatan ini adalah fakta bahwa valuasi Bitcoin terhadap emas telah mencapai titik terendah dalam sejarah.

Tanda-Tanda Peringatan

Dalam analisis terbarunya, Strategist Bloomberg, Mike McGlone, menarik kesamaan antara kondisi pasar saat ini dan situasi menjelang krisis keuangan global 2008. Ia menyoroti sejumlah sinyal peringatan: harga emas yang naik, harga minyak yang turun, dan pasar saham yang volatil. Secara historis, kombinasi aset seperti ini menandakan peralihan cepat dari investasi berisiko. McGlone menekankan bahwa meskipun Bitcoin sering dijuluki "emas digital," dalam situasi kepanikan pasar yang sesungguhnya, perilakunya cenderung menyerupai aset berisiko tinggi seperti saham teknologi.

Pandangan McGlone didasarkan pada tiga tren jangka panjang: mean reversion setelah terciptanya kekayaan ekstrem, perubahan harga relatif Bitcoin terhadap emas, dan peninjauan ulang atas premi risiko di ekosistem kripto. Ia membandingkan potensi penurunan Bitcoin dengan reaksi pasar saham terhadap kebijakan Federal Reserve pada 2007, seraya mencatat bahwa pasar global kini berada di persimpangan kritis antara inflasi dan deflasi.

Hubungan Terbalik antara Emas dan Bitcoin

Salah satu fenomena paling mencolok di pasar saat ini adalah valuasi Bitcoin terhadap emas yang telah jatuh ke kisaran terendah dalam sejarah. Hal ini diukur melalui Z-score rasio BTC-XAU, yang melacak seberapa jauh rasio saat ini menyimpang dari rata-rata jangka panjangnya. Pembacaan di bawah -2 menunjukkan bahwa Bitcoin diperdagangkan lebih dari dua deviasi standar di bawah norma historisnya terhadap emas—suatu kejadian yang sangat jarang.

Data historis menunjukkan bahwa ketika rasio BTC/XAU memasuki zona deviasi standar -2, sering kali menandakan titik dasar penting bagi harga Bitcoin. Sebagai contoh, sinyal undervaluasi serupa pada November 2022 mendahului reli Bitcoin sebesar 150% selama tahun berikutnya.

Analis Julius mencatat, "Semua indikator menunjukkan bahwa Bitcoin akan secara signifikan mengungguli emas dalam beberapa bulan mendatang." Namun, McGlone menafsirkan metrik ini secara berbeda. Ia berpendapat bahwa jika tekanan deflasi berlanjut dan emas tetap kuat karena permintaan aset lindung nilai, rasio Bitcoin terhadap emas dapat kembali lebih jauh ke norma historis. Menurutnya, hal ini bukanlah asumsi yang agresif.

Perspektif Institusi yang Berbeda

Peringatan McGlone memicu perbedaan pendapat yang jelas di pasar. Di satu sisi, institusi keuangan tradisional seperti Standard Chartered baru-baru ini menurunkan target Bitcoin jangka menengah hingga panjang, merevisi proyeksi tahun 2026 dari $300.000 menjadi sekitar $150.000. Riset dari Glassnode menunjukkan bahwa konsolidasi Bitcoin saat ini di antara $80.000 dan $90.000 telah menciptakan tekanan pasar yang signifikan, menyaingi level yang terlihat pada akhir Januari 2022.

Di sisi lain, sejumlah firma riset tetap optimis untuk tahun 2026. K33 Research memprediksi Bitcoin akan mengungguli indeks saham dan emas, dengan alasan bahwa kemenangan regulasi akan berdampak positif lebih besar dibandingkan pergeseran alokasi modal. Chris Kuiper, Wakil Presiden Riset di Fidelity Digital Assets, bahkan mengangkat kemungkinan terjadinya "supercycle." Ia menyarankan bahwa penurunan harga saat ini mungkin hanyalah koreksi dalam pasar bullish, dengan rekor tertinggi baru masih di depan mata.

Interaksi Faktor Makro

Ketidakpastian Bitcoin saat ini telah tertanam dalam siklus makroekonomi global. Pada tahun 2026, pasar akan menghadapi campuran kompleks faktor makro, mulai dari kebijakan moneter hingga perkembangan regulasi, semuanya berdampak signifikan pada sektor kripto.

Dari sisi makro, kemungkinan pemerintahan Trump dapat menunjuk ketua Federal Reserve yang dovish, lebih memilih kebijakan ekspansif daripada pengetatan—lingkungan "berlimpah likuiditas" yang dapat menguntungkan aset langka seperti Bitcoin.

Dari sisi regulasi, pasar memperkirakan Clarity Act akan disahkan pada kuartal I 2026, dengan legislasi kripto yang lebih luas kemungkinan akan ditandatangani menjadi undang-undang di awal tahun. Namun, penundaan Komite Perbankan Senat AS dalam meninjau RUU Struktur Pasar Aset Digital telah menjadi sumber tekanan pasar jangka pendek secara langsung.

Chris Kuiper dari Fidelity Digital Assets mengamati, "Kita sedang menyaksikan perubahan mendasar dalam profil dan kategori investor. Manajer dana tradisional dan investor mulai membeli Bitcoin, namun skala modal yang dapat mereka bawa ke ruang ini baru mulai terwujud."

Performa Harga Bitcoin dan Data Pasar

Per 21 Januari 2026, data pasar Bitcoin memberikan gambaran yang kompleks namun informatif. Berdasarkan data pasar Gate, harga Bitcoin saat ini berada di $89.482,5, turun 3,00% dalam 24 jam terakhir, namun masih naik 1,30% dalam tujuh hari terakhir.

Kategori Metrik Data Spesifik Deskripsi
Performa Harga Perubahan 24 jam: -3,00% Menghadapi tekanan koreksi jangka pendek
Performa Harga Perubahan 7 hari: +1,30% Tren jangka menengah tetap stabil
Performa Harga Perubahan 30 hari: +5,13% Tren bulanan menunjukkan pertumbuhan berkelanjutan
Data Pasar Kapitalisasi pasar: $1,84T Mewakili 56,42% dari total kapitalisasi pasar kripto
Data Pasar Volume 24 jam: $1,38B Indikator aktivitas pasar
Rentang Harga Harga rata-rata 2026: $92.439,9 Berdasarkan proyeksi pasar
Rentang Harga Rentang 2026: $69.329,92 - $110.927,88 Rentang fluktuasi harga potensial

Kapitalisasi pasar Bitcoin tercatat sebesar $1,84T, mewakili 56,42% dari seluruh pasar kripto, menegaskan posisinya yang dominan di antara aset digital. Volume perdagangan 24 jam mencapai $1,38B, menandakan aktivitas pasar yang terus berlangsung. Indikator sentimen saat ini menilai prospek pasar Bitcoin sebagai "bullish," meski menghadapi tekanan koreksi jangka pendek. Dari perspektif analisis teknikal, Bitcoin berada di titik keputusan krusial, dengan bullish dan bearish bersaing ketat di kisaran $95.200 hingga $95.500.

Data dari pasar derivatif juga memberikan wawasan penting. Tingkat pendanaan perpetual futures Bitcoin saat ini hanya 4%, jauh di bawah kisaran 8%-12% yang biasanya terjadi di pasar bullish yang kuat. Tingkat pendanaan rendah ini mengurangi risiko likuidasi besar-besaran, namun juga mencerminkan partisipasi ritel yang terbatas.

Pergerakan harga Bitcoin di bulan pertama tahun 2026 ditandai oleh volatilitas tinggi, dengan penurunan 3,00% dalam 24 jam namun kenaikan mingguan sebesar 1,30%. Bull dan bear terlibat pertarungan sengit dalam rentang harga kunci, sementara volume perdagangan tetap tinggi di $1,38B. Di sisi lain, minat institusi terus meningkat. Morgan Stanley berencana mengizinkan penasihat untuk mengalokasikan 0-4% portofolio klien ke ETF Bitcoin, dan perdagangan kripto ritel E*Trade diperkirakan akan diluncurkan pada paruh pertama 2026. Kontras antara meningkatnya keterlibatan institusi dan partisipasi ritel yang masih ragu ini membentuk lanskap unik pasar kripto tahun 2026.

Fokus pasar telah bergeser dari sekadar fluktuasi harga Bitcoin ke indikator makro dan perubahan struktural yang lebih luas. Daya tarik emas sebagai aset lindung nilai kembali menjadi sorotan, sementara Bitcoin harus menemukan keseimbangan baru antara perannya sebagai "emas digital" dan "aset berisiko."

The content herein does not constitute any offer, solicitation, or recommendation. You should always seek independent professional advice before making any investment decisions. Please note that Gate may restrict or prohibit the use of all or a portion of the Services from Restricted Locations. For more information, please read the User Agreement
Like Konten