Pasar kripto pada tahun 2026, setelah mengalami volatilitas signifikan di kuartal pertama, kini memasuki periode krusial untuk reset narasi. Meskipun Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) telah pulih dari level terendah pada awal Maret, masih terdapat perbedaan mendasar terkait bentuk siklus kali ini. CIO Bitwise, Matt Hougan, baru-baru ini mengemukakan pandangan bahwa "2026 akan menjadi tahun dasar berbentuk U, bukan rebound berbentuk V," yang memicu diskusi luas di kalangan investor institusi maupun ritel. Artikel ini memanfaatkan data pasar Gate, beserta analisis struktur industri, perbedaan sentimen, dan potensi katalis, untuk memberikan ulasan mendalam dan proyeksi terhadap pandangan tersebut.
Dasar Berbentuk U: Penilaian Siklus Versi Bitwise
Dalam beberapa memo terbaru, Matt Hougan telah merevisi ekspektasinya terhadap trajektori pemulihan pasar. Ia meyakini bahwa meskipun faktor positif struktural jangka panjang—seperti adopsi institusional dan tokenisasi aset dunia nyata—tetap terjaga, pergerakan harga pada 2026 kemungkinan besar akan membentuk pola "U-shaped". Artinya, akan ada periode konsolidasi dan pembentukan dasar yang berkepanjangan, bukan rebound cepat berbentuk "V" seperti yang biasanya diantisipasi pasar. Pandangan ini didasarkan pada ketatnya likuiditas makro yang masih berlangsung, deleveraging pasar yang dalam, serta penerapan kerangka regulasi yang berjalan secara bertahap. Hougan menggambarkan pasar saat ini mirip dengan fase bear kripto klasik di tahun 2018 dan 2022, namun menekankan bahwa siklus kali ini berbeda karena adanya akumulasi institusional yang lebih besar dan risiko kustodian yang lebih rendah.
Potret Pasar: Pertarungan di Level Resistensi Kunci
Per 10 Maret 2026, data pasar Gate menunjukkan bahwa pasar sedang berada pada fase pemulihan yang krusial:
- Bitcoin (BTC): Pada pagi hari 10 Maret, harga menembus level $70.000, sempat mencapai $71.113,6 dengan kenaikan 24 jam tertinggi sebesar 6,0%. Saat artikel ini ditulis, BTC berkonsolidasi di sekitar $70.000. Walaupun level psikologis penting ini telah direbut kembali, tekanan jual masih tinggi dan tarik-ulur antara bull dan bear terus berlanjut.
- Ethereum (ETH): ETH juga mengalami reli, menyentuh level tertinggi di $2.070,22 dengan kenaikan 24 jam sekitar 5,32%. ETH berhasil merebut kembali level psikologis $2.000, namun menghadapi resistensi kuat di sekitar $2.050, dan momentum kenaikan lebih lanjut masih belum terwujud.
Data pasar Gate menunjukkan Indeks Fear & Greed saat ini berada di level 13, naik dari 8 pada hari sebelumnya, namun masih berada di zona "ekstrem fear". Hal ini menandakan bahwa meski sentimen pasar sedikit membaik, pemulihan penuh masih jauh dari harapan. Minat modal baru masih terbatas, dan rebound pada aset utama lebih disebabkan oleh berkurangnya tekanan jual ketimbang pembalikan tren secara menyeluruh, sehingga mendukung tesis "dasar berbentuk U" secara data-driven.
Analisis Struktural: Logika "U" dari Garis Waktu dan Kausalitas
- Dasar Likuiditas Makro Berbentuk U: Hougan menilai pasar sebelumnya telah memperhitungkan perubahan kebijakan The Fed yang cepat menuju pelonggaran, namun kenyataannya lebih kompleks. Suku bunga tinggi dapat bertahan lebih lama dari perkiraan, dan biaya pendanaan yang tinggi memperlambat pemulihan valuasi aset berisiko.
- Pembersihan Pasar Sekunder: Likuidasi besar-besaran di pasar derivatif pada akhir 2025 sangat melemahkan daya tahan risiko para market maker dan hedge fund. Hougan menekankan bahwa kerusakan struktural ini membutuhkan waktu untuk pulih—leverage harus berangsur-angsur kembali ke level sehat, yang merupakan proses klasik berbentuk "U".
- Laju Masuk Institusi yang Lambat: Meski Bitwise mengamati bahwa dana jangka panjang seperti sovereign wealth fund mulai melirik aset kripto, pergerakannya berlangsung "secepat bank sentral", bukan seperti arus dana ritel yang cepat. Alokasi institusional adalah proses jangka panjang dan bertahap, sehingga dasar pasar akan kokoh namun kenaikannya berlangsung lambat.
Analisis Sentimen
Terdapat "perbedaan pandangan" yang jelas mengenai arah pasar tahun 2026:
| Jenis Pandangan | Logika Inti | Penilaian Bentuk |
|---|---|---|
| Dasar Berbentuk U | Kebijakan makro hawkish berlanjut, perbaikan struktur pasar butuh waktu, alokasi institusi bertahap | 2026 adalah tahun pembentukan dasar berkepanjangan, fondasi untuk reli berikutnya |
| Rebound Teknikal | Pasar butuh koreksi setelah overselling, namun hadapi resistensi berat di atas | Konsolidasi naik jangka pendek, namun keberlanjutan dipertanyakan |
| Kehati-hatian Makro | Pasar menghadapi tantangan makro seperti geopolitik dan data inflasi, rebound mungkin terbatas | Kuat di awal lalu melemah; kekuatan pemulihan perlu diamati |
Dari sisi sentimen, tesis "U-shaped" Hougan berada di antara pesimisme dan optimisme ekstrem. Ia menolak kemungkinan pembalikan cepat, namun juga menepis risiko penurunan satu arah yang berkepanjangan, dan justru menekankan pentingnya kesabaran dalam menahan dan mengakumulasi aset di dasar.
Tinjauan Narasi: Diskoneksi antara Harga dan Kemajuan
Apakah pasar memiliki fondasi untuk "dasar berbentuk U" alih-alih "kemerosotan berbentuk L"? Kuncinya adalah membedakan volatilitas harga jangka pendek dari fundamental jangka panjang.
- Fakta: Perubahan struktural tengah berlangsung di DeFi, stablecoin, dan aset tokenisasi. Hougan menekankan bahwa meski harga lemah, penciptaan nilai nyata on-chain—seperti volume penyelesaian stablecoin dan kemajuan tokenisasi aset dunia nyata—terus tumbuh. Investasi dari raksasa keuangan tradisional seperti BlackRock pada infrastruktur kripto menandakan bahwa modal institusi semakin cepat masuk ke sektor inti.
- Pandangan: Hougan melihat "diskoneksi antara harga dan kemajuan" sebagai peluang beli klasik dalam sejarah.
- Inferensi: Jika jaringan settlement stablecoin terus berkembang dan volume aset tokenisasi terus naik, penciptaan nilai nyata on-chain pada akhirnya akan mendorong harga lebih tinggi.
Analisis Dampak terhadap Industri
Adopsi luas terhadap tesis "dasar berbentuk U" mulai memengaruhi pengambilan keputusan di industri:
- Pergeseran Strategi Tim Proyek: Tim kini tidak lagi bertaruh pada kekayaan instan dari peluncuran token. Fokus mereka beralih pada pembangunan selama fase bear market, optimalisasi produk, dan akumulasi pengguna nyata. Narasi pasar bergeser dari spekulasi harga menuju persaingan lebih dalam di infrastruktur seperti pembayaran, settlement, dan tokenisasi aset.
- Pola Perilaku Investor: Hal ini mendorong investor jangka panjang untuk mengabaikan volatilitas jangka pendek dan fokus pada aset inti "wajib milik". Hougan, misalnya, merekomendasikan investor untuk memperhatikan aset utama seperti Bitcoin dan Ethereum sebagai alokasi strategis yang mampu bertahan di berbagai siklus.
Proyeksi Multi-Skenario
Berdasarkan informasi saat ini, terdapat tiga skenario potensial untuk pasar 2026:
- Skenario 1: Kasus Dasar (Pemulihan Berbentuk U)
- Jalur: Pasar bergerak fluktuatif di kisaran $60.000 hingga $75.000, memanfaatkan waktu untuk menyerap ketidakpastian makro dan mikro.
- Katalis: Kemajuan signifikan legislasi regulasi AS pada paruh kedua tahun ini atau peningkatan mekanisme penangkapan nilai pada protokol DeFi utama.
- Skenario 2: Kasus Bullish (Breakout Awal di Sisi Kanan)
- Jalur: Jika data inflasi turun lebih cepat dari perkiraan, The Fed memberikan sinyal pelonggaran jelas, dan arus masuk ETF spot melonjak lagi, pasar bisa membentuk dasar lebih awal dan memulai tren naik berkelanjutan.
- Pemicu: Perubahan likuiditas makro dan terobosan teknologi di persimpangan AI dan kripto.
- Skenario 3: Kasus Bearish (Double Dip)
- Jalur: Jika pasar saham AS terkoreksi lebih tajam dari perkiraan, sentimen risk-off bisa melanda seluruh kelas aset, dengan kripto berpotensi menguji ulang level terendah sebelumnya.
- Risiko: Resesi ekonomi AS yang nyata atau hambatan regulasi yang tidak terduga.
Kesimpulan
Tesis CIO Bitwise tentang "tahun dasar berbentuk U" memberikan kerangka rasional untuk memahami kompleksitas pasar 2026. Pendekatan ini menyingkirkan kebisingan emosional jangka pendek dan mengarahkan kembali perhatian pada faktor struktural seperti siklus makro, data on-chain, dan adopsi institusional. Bagi investor, hal ini berarti menyesuaikan ekspektasi dari keuntungan cepat menjadi fokus pada akumulasi aset berkualitas di dasar, sembari terus memantau perkembangan regulasi dan fundamental DeFi untuk memposisikan diri secara strategis dalam siklus pertumbuhan berikutnya.


