Pra-IPO vs. IPO: Tahap Mana yang Lebih Menguntungkan? Mengungkap Data Terbaru per April 2026

Ecosystem
Diperbarui: 2026-04-22 23:49

Di pasar modal, terdapat pertanyaan abadi yang belum memiliki jawaban pasti: Apakah lebih menguntungkan berinvestasi pada perusahaan di tahap Pre-IPO, atau sebaiknya menunggu hingga IPO (Initial Public Offering) resmi dan baru membeli saham saat itu?

Secara tradisional, Pre-IPO dianggap sebagai "jalur VIP"—khusus untuk venture capitalist papan atas, hedge fund, dan individu dengan kekayaan tinggi, sementara investor ritel hanya dapat berpartisipasi setelah perusahaan melantai di pasar sekunder. Namun, pada tahun 2026, paradigma ini mulai berubah. Munculnya produk Pre-IPO yang ditokenisasi memungkinkan investor biasa mendapatkan akses awal ke super unicorn dengan ambang masuk serendah 100 USDT.

Mari Kita Lihat Angka-Angkanya: Tahap Mana yang Lebih Menguntungkan?

Di sisi IPO tradisional, tahun 2026 menunjukkan hasil yang mengesankan. Hingga 21 April, rata-rata tertimbang return IPO di AS (tidak termasuk SPAC dan closed-end fund) tahun ini melonjak dari 4,6% seminggu sebelumnya menjadi 21%, jauh melampaui return S&P 500 sebesar 4,2% pada periode yang sama. Pasar IPO telah mengumpulkan dana sebesar 5,4 miliar dolar AS bulan ini, dan perusahaan yang baru tercatat kembali menghasilkan keuntungan bagi investor.

IPO terkait kripto juga menarik perhatian besar. Pada tahun 2025, sembilan perusahaan kripto dan terkait berhasil melakukan IPO, mengumpulkan total sekitar 7,74 miliar dolar AS. Penerbit stablecoin Circle melonjak dari harga penawaran 31 dolar AS menjadi 103,75 dolar AS pada hari pertama perdagangan—kenaikan lebih dari 200%. Pipeline IPO tahun 2026 bahkan lebih padat, dengan Kraken, Consensys, dan Ledger bersiap untuk listing, dengan valuasi mulai dari beberapa miliar hingga 20 miliar dolar AS.

Sekarang, mari kita tinjau tahap Pre-IPO. Data historis menunjukkan bahwa investasi Pre-IPO memberikan return jauh lebih tinggi dibanding investasi setelah IPO. Salah satu studi menemukan bahwa rata-rata return investasi Pre-IPO sekitar 43%, sementara investor IPO dan pasca-IPO memperoleh return yang jauh lebih rendah. Di jalur VC tradisional, investor awal Moore Threads, misalnya, memperoleh return lebih dari 6.200 kali secara teori.

Tahap Pre-IPO di sektor kripto juga menawarkan peluang arbitrase yang signifikan. Pada tahun 2025, penggalangan dana IPO kripto melonjak 48 kali lipat secara tahunan menjadi 14,6 miliar dolar AS, sementara lebih dari 80% penerbitan token selama periode yang sama diperdagangkan di bawah harga penawaran. Modal mulai beralih dari peluncuran token yang volatil ke pendanaan ekuitas yang lebih prediktif, dan masuk di tahap Pre-IPO berarti mengunci premi IPO masa depan dengan biaya lebih rendah.

Pre-IPO yang Ditokenisasi Membuka "Klub Orang Kaya"

Sebelumnya, hambatan investasi Pre-IPO sangat tinggi: minimal langganan sering mencapai jutaan dolar, membutuhkan sertifikasi investor terakreditasi, dan masa lock-up selama tujuh hingga sepuluh tahun. Pada April 2026, Gate secara resmi meluncurkan produk Pre-IPO digital, memanfaatkan teknologi blockchain untuk men-tokenisasi ekuitas Pre-IPO tradisional. Kini, pengguna dapat berpartisipasi dalam langganan dan perdagangan mulai dari 100 USDT, benar-benar menjembatani kesenjangan informasi antara institusi dan investor ritel.

Ambil contoh proyek perdana SpaceX (SPCX). Harga langganan SPCX = 590 USDT, dengan ambang masuk minimum 100 USDT. Dalam waktu 24 jam, total langganan melampaui 353 juta dolar AS. SPCX akan memulai perdagangan pra-pasar pada 24 April, menawarkan perdagangan 24/7 tanpa batasan lock-up. Jika SpaceX berhasil IPO, pemegang token dapat menukar SPCX dengan token saham atau menebusnya dengan USDT sesuai nilai pasar.

Risiko dan Return: Bukan Sekadar Imbal Hasil

Return tinggi pada Pre-IPO disertai risiko tinggi. Ketidakpastian IPO menjadi variabel utama—SpaceX belum mengumumkan tanggal listing yang pasti, sehingga token Pre-IPO bisa tetap berada di status pre-IPO dalam waktu yang cukup lama. Selain itu, SPCX tidak memberikan kepemilikan langsung atas saham SpaceX, dan harga dapat berfluktuasi tajam mengikuti sentimen pasar. Ketidakpastian terkait waktu IPO atau valuasi bisa menimbulkan hasil yang tidak terduga.

Sebaliknya, investasi di tahap IPO membawa risiko lebih rendah, namun upside juga lebih terbatas. Pada tahun 2025, lebih dari 50% saham IPO diperdagangkan di bawah harga penawaran dalam tiga hingga enam bulan setelah listing. Bahkan saham yang melonjak pada hari pertama sering mengalami koreksi signifikan setelahnya.

Kesimpulan

Mana yang lebih menguntungkan—Pre-IPO atau IPO? Jawabannya bergantung pada profil risiko dan besaran modal Anda:

  • Dari sisi return, rata-rata historis investasi Pre-IPO (sekitar 43%) jauh lebih tinggi daripada investasi pasca-IPO. Investor awal secara rutin memperoleh kelipatan puluhan bahkan ribuan, baik di sektor VC tradisional maupun kripto.
  • Dari sisi risiko, Pre-IPO menghadapi ketidakpastian lebih besar—jadwal listing, harga IPO, dan perubahan sentimen pasar dapat memengaruhi return akhir. Tahap IPO memiliki risiko lebih rendah, namun setelah lonjakan awal, harga saham cenderung kembali ke fundamental.
  • Dari sisi hambatan masuk, produk Pre-IPO yang ditokenisasi membuka peluang yang sebelumnya hanya tersedia bagi institusi papan atas ke pengguna biasa. Pada April 2026, dengan peluncuran Gate Pre-IPO SpaceX (SPCX), investor ritel untuk pertama kalinya dapat memperoleh akses awal ke unicorn bernilai triliunan dolar hanya dengan beberapa ratus dolar.

Jika Anda mencari risiko tinggi dan imbal hasil besar serta nyaman dengan ketidakpastian jadwal listing, Pre-IPO adalah pilihan unggul. Jika Anda mengutamakan likuiditas dan kepastian, tahap IPO lebih bijak. Tentu saja, strategi yang lebih cerdas adalah berinvestasi di kedua tahap: amankan posisi berbiaya rendah saat Pre-IPO, lalu tentukan kapan merealisasikan keuntungan pasca-IPO sesuai kinerja pasar—itulah pendekatan "all-in" yang sesungguhnya.

The content herein does not constitute any offer, solicitation, or recommendation. You should always seek independent professional advice before making any investment decisions. Please note that Gate may restrict or prohibit the use of all or a portion of the Services from Restricted Locations. For more information, please read the User Agreement
Like Konten