Brent mencapai level tertinggi 1 bulan karena risiko gangguan Hormuz yang berkepanjangan menjaga pasar energi tetap tertekan


🛢️ Harga minyak terus naik pada 29 April, dengan Brent diperdagangkan sekitar $114 per barel dan WTI di atas $102 per barel, memperpanjang reli karena pasar tetap didorong oleh risiko pasokan dari Timur Tengah.
⚠️ Fokus utama sekarang adalah kemungkinan AS memperpanjang blokade pelabuhan Iran, sementara Selat Hormuz tetap berada di bawah pembatasan ketat selama lebih dari 8 minggu. Sebagai jalur utama aliran minyak global, bahkan risiko gangguan berkepanjangan cukup untuk menjaga premi risiko tetap tinggi.
📌 Reli juga didukung oleh penurunan cadangan minyak mentah AS selama dua minggu berturut-turut, menunjukkan pasar fisik memiliki ruang terbatas untuk menyerap kejutan pasokan lainnya. Dalam konteks ini, faktor seperti UAE meninggalkan OPEC/OPEC+ belum menciptakan dampak bearish yang jelas dalam jangka pendek.
🔎 Untuk pasar yang lebih luas, harga minyak yang lebih tinggi mendukung produsen energi tetapi menambah tekanan pada inflasi, biaya impor, dan sentimen risiko di seluruh saham, kripto, dan aset risiko lainnya. Volatilitas mungkin tetap tinggi jika berita geopolitik terus berubah dengan cepat.
#EnergyMarkets #OilMarket
Lihat Asli
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan