Pasar saham AS mencapai rekor baru lagi, situasi Iran juga menunjukkan perubahan yang halus.


Pertama, mari bahas pasar saham AS. Nasdaq turun selama 3 bulan sebelumnya, dalam setengah bulan langsung naik kembali dan mencetak rekor baru.
Mengapa pasar saham AS selalu bisa bangkit kembali? Intinya bukan dolar AS atau militer AS, melainkan tiga logika dasar berikut:
1. Inflasi jangka panjang global + pertumbuhan penduduk → total konsumsi terus meningkat, dan perusahaan inti di pasar saham AS sebagian besar berbisnis secara global, sehingga laba mereka secara alami meningkat.
2. Beberapa perusahaan teknologi, konsumsi, dan sumber daya terkuat di dunia semuanya ada di pasar saham AS → Tidak peduli bagaimana dunia berubah, mereka besar kemungkinan menjadi pemenang.
3. Pengembalian kepada pemegang saham dilakukan dengan baik → Setelah mendapatkan keuntungan, mereka membagikan dividen dan melakukan pembelian kembali saham, jarang membakar uang secara buta untuk perang yang tidak efektif.
Singkatnya, kenaikan jangka panjang pasar saham AS (dan sebagian besar pasar saham global) disebabkan oleh inflasi dalam masyarakat, di mana perusahaan yang jujur menjalankan bisnis dan membagikan laba kepada pemegang saham secara alami akan “mengikuti arus naik”.
Sekarang lihat situasi Iran. Ada perkembangan penting dalam beberapa hari terakhir: Reuters melaporkan Iran mempertimbangkan membuka jalur pelayaran di sisi selatan Selat Hormuz (dekat Oman, yang memang jalur utama), tanpa melakukan penyekatan atau serangan, dengan syarat AS mencabut blokade, sanksi, dan mencapai gencatan senjata.
Meskipun kedua belah pihak belum secara resmi mengakui, kepercayaan terhadap Reuters cukup tinggi. Lebih penting lagi—pasar modal sudah mulai memperhitungkan akhir perang sebelumnya: indeks S&P dan Nasdaq juga mencetak rekor baru.
Namun, berita terbaru agak berfluktuasi: militer AS memperluas jangkauan blokade pelayaran terhadap Iran (senjata, minyak mentah, baja, dll.), Iran memberi peringatan secara lisan bahwa jika mereka melakukan lagi, akan menenggelamkan kapal perang, dan harga minyak sempat naik 2% dalam waktu singkat.
Tapi dari sudut pandang mana pun, ini tampak seperti tekanan dan omongan sebelum negosiasi—pengayaan uranium dan jalur pelayaran bisa dikompromikan, bagaimana mungkin benar-benar berperang?
Rekor tertinggi pasar saham AS ≠ dunia yang damai, melainkan dana global yang terus menggunakan logika inflasi + konsentrasi perusahaan terkemuka + pengembalian kepada pemegang saham untuk “menggunakan kaki mereka sendiri” dalam voting.
Ekspektasi relaksasi situasi Iran sudah terlebih dahulu diinternalisasi pasar saham. Gangguan jangka pendek (peningkatan blokade, peringatan lisan) lebih seperti alat tawar-menawar di meja negosiasi, tidak mengubah arah besar.
Jadi, lihatlah, baik itu rekor tertinggi pasar saham AS maupun meredanya risiko geopolitik secara marginal, semuanya didukung oleh satu hal yang sama: modal sedang memberi harga terhadap penurunan ketidakpastian. $BTC
BTC3,43%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan