“Senin tidak melakukan short, Jumat tidak melakukan long” adalah pepatah pengalaman yang sangat terkenal di pasar saham, futures, dan forex, inti dari pepatah ini adalah menghindari risiko waktu tertentu dan mengikuti pola dana serta emosi pasar.



Satu, mengapa 「Senin tidak melakukan short」

Pembukaan pasar hari Senin cenderung lompat, volatilitas tinggi, tren tidak stabil, melakukan short mudah terjebak.

1. Berita akhir pekan terkonsentrasi
Dua hari pasar tutup, kebijakan, berita luar negeri, data, kejadian mendadak semuanya menumpuk di akhir pekan. - Berita positif → Senin buka tinggi dan naik, posisi short langsung terjebak
- Berita negatif → Senin buka rendah dan turun, tapi sering langsung rebound
Ketidakpastian sangat tinggi, peluang keberhasilan short rendah, risiko besar.
2. Dana di hari Senin cenderung 「Uji coba, perbaikan, rebutan saham」- Institusi/uang panas melakukan review akhir pekan, biasanya mulai melakukan penempatan posisi di hari Senin
- Kekuatan short sering ragu, tidak berani sepenuhnya menjatuhkan pasar
- Mudah muncul: buka rendah naik tinggi, cari dasar rebound, penurunan tajam pagi hari lalu rebound cepat
Short sangat mudah tertipu oleh false break, pembalikan V yang mematikan.
3. 「Efek Senin」 statistik sejarah
Statistik jangka panjang pasar AS dan A-share: - Penurunan kecil di hari Senin lebih sering terjadi, tapi kerugian besar jarang, rebound cepat
- Tren penurunan besar jarang langsung dari pembukaan hari Senin secara satu arah
Memaksa melakukan short, mudah merugi kecil, terkena jebakan besar.

Dua, mengapa 「Jumat tidak melakukan long」

Long di hari Jumat = memegang posisi melewati akhir pekan, risiko dan imbal hasil sangat tidak menguntungkan.

1. 「Lubang hitam akhir pekan」
Kamu membeli di hari Jumat, selama 48 jam penuh tidak bisa trading, tidak bisa stop loss: - Penurunan besar luar negeri, perang, berita negatif kebijakan, pertanyaan regulasi
- Senin langsung buka rendah dan terjebak, sulit kabur.
2. Dana di hari Jumat 「Hanya keluar, tidak masuk, lindungi risiko, kurangi posisi」- Kebiasaan dana jangka pendek, uang panas, kuantitatif: - Mulai dari Kamis mulai antisipasi risiko, Jumat fokus mengurangi posisi
- Penutupan posisi besar-besaran, lock-in posisi, hedging dengan pinjaman
- Pembelian lemah, tekanan jual besar → Jumat cenderung naik lalu turun, penutupan cepat
Kalau kamu long di hari Jumat, sangat mungkin menjadi yang terakhir.
3. Jumat 「Likuiditas buruk, banyak aksi palsu」- Volume transaksi menyusut, pasar tipis
- Pelaku utama mudah menarik harga tinggi untuk jual, menipu dengan aksi palsu
- Sinyal teknikal sering menipu
Long di hari Jumat cenderung mendapatkan keuntungan kecil, kerugian besar.

Tiga, pemahaman sederhana (ingat dalam satu kalimat)

- Senin: berita + emosi kacau → Jangan short, jangan kejar posisi, lebih baik observasi
- Jumat: lindungi risiko + kurangi posisi → Jangan banyak buka posisi, jangan kejar kenaikan, kurangi posisi/tinggalkan pasar dengan ringan

Empat, pengingat penting (bukan aturan mutlak)

- Hanya berlaku untuk trading jangka pendek, swing, intraday; untuk jangka panjang abaikan pepatah ini
- Tidak berlaku saat pasar sedang bullish besar/bear besar, atau dalam kondisi ekstrem
- Harus dikombinasikan dengan tren, volume, sektor, dan berita untuk penilaian menyeluruh $ETH $BTC
ETH5,33%
BTC3,84%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 1
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
JinpengTrader
· 16jam yang lalu
Jangan short pada hari Senin, jangan long pada hari Jumat, itu berdasarkan fakta, pada hari Senin dana masuk lebih banyak, pada hari Jumat lebih banyak dana keluar, itulah sebabnya ada pernyataan ini.
Lihat AsliBalas0
  • Sematkan