Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Saya baru menyadari bahwa banyak teman baru yang masuk ke dunia kripto masih bingung tentang cara mengelola aset. Hari ini saya ingin berbagi tentang dua jenis dompet cryptocurrency dasar yang harus diketahui oleh semua orang: dompet panas dan dompet dingin.
Pertama adalah dompet panas. Ini adalah jenis dompet yang terhubung langsung ke internet, sehingga Anda dapat melakukan transaksi atau memeriksa aset kapan saja. Jika Anda sering terlibat dalam DeFi, staking, atau trading secara rutin, dompet panas adalah pilihan yang sangat nyaman. Aplikasi seperti MetaMask, Trust Wallet digunakan oleh banyak orang. Selain itu, bursa besar juga menyediakan dompet panas untuk pengguna.
Namun, kenyamanan pasti ada harganya. Karena dompet panas selalu online, risiko diretas cukup tinggi jika Anda tidak berhati-hati. Klik satu link palsu (phishing) atau adanya celah keamanan bisa membuat Anda kehilangan seluruh aset. Selain itu, jika platform dompet atau bursa mengalami gangguan atau diserang, Anda juga berisiko kehilangan uang.
Sebaliknya, dompet dingin beroperasi sepenuhnya secara offline. Anda dapat menyimpan Bitcoin, Ethereum, atau token lain tanpa khawatir diretas dari jarak jauh. Perangkat keras seperti Ledger Nano S/X atau Trezor adalah contoh yang umum. Kunci pribadi sepenuhnya berada di bawah kendali Anda, tidak bergantung pada pihak ketiga mana pun. Itulah mengapa dompet dingin dianggap sebagai cara penyimpanan paling aman.
Tentu saja, dompet dingin juga memiliki kekurangan. Setiap kali melakukan transaksi, Anda harus menghubungkan perangkat atau memasukkan kunci secara manual, memakan waktu lebih lama daripada dompet panas. Dan biayanya juga tidak kecil — perangkat Ledger atau Trezor harganya mulai dari 1-3 juta VND.
Menurut pengalaman saya, jika aset Anda besar, sebaiknya dibagi menjadi dua bagian. Gunakan dompet panas untuk transaksi harian (sekitar 10-20% modal), dan sisanya (80-90%) disimpan di dompet dingin agar lebih aman. Jika Anda baru mulai dan hanya melakukan transaksi kecil, dompet panas sudah cukup. Tapi saat aset meningkat, memiliki dompet dingin menjadi sangat penting.
Singkatnya, dompet panas dan dompet dingin masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Memilih yang sesuai dengan kebutuhan Anda adalah hal terpenting. Jika ada pertanyaan tentang cara pengaturan atau penggunaannya, jangan ragu bertanya kepada saya!