Pada 9 April, tim QVAC dari perusahaan Tether mengumumkan peluncuran QVAC SDK, sebuah paket alat pengembangan perangkat lunak yang sepenuhnya terbuka (open-source) dan lintas platform, yang dirancang untuk digunakan sebagai modul inti universal untuk kecerdasan buatan. Dalam waktu dekat, akan ada 10 miliar orang yang hidup berdampingan dengan 10 miliar mesin otonom serta 1 triliun agen AI dalam satu dunia—sebuah tahap yang disebut Tether sebagai “Era stabilnya kecerdasan”. Tether memandang ini sebagai upaya membangun lapisan dasar bagi generasi komputasi berikutnya. Mereka melihat AI sebagai “elemen-elemen baru dalam tabel periodik”—bahan baku fundamental yang dapat diintegrasikan ke dalam struktur semesta, sementara QVAC berfungsi sebagai “unit atom” dari dunia baru tersebut.



QVAC adalah platform AI modular dan efisien yang dikembangkan dengan penekanan pada lokalitas, serta mampu berjalan di perangkat, platform, dan sistem operasi apa pun—mulai dari server industri berperforma tinggi hingga mikrochip di lampu bohlam. Tether menggambarkan AI sebagai “sistem cerdas modular” yang sangat kompleks: terstandarisasi, dapat ditumpuk dalam satu stack, dan dapat diskalakan tanpa batas. Karena batasan pada edge AI terkait kemampuan model serta keterbatasan perangkat keras terus berkurang dengan cepat, QVAC diposisikan sebagai struktur kecerdasan pertama yang dapat terus berevolusi seiring perkembangan dalam teknologi chip, dengan kemampuan untuk beradaptasi dan berkembang selama puluhan tahun, abad, atau bahkan lebih lama.
Lihat Asli
post-image
post-image
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan