Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
#StablecoinDebateHeatsUp #StablecoinDebateHeatsUp: Regulasi vs. Inovasi di Era Dolar Digital
– Perdebatan sengit tengah mengguncang dunia kripto dan pusat-pusat keuangan global, dengan tagar seperti yang sedang tren saat pembuat kebijakan, investor, dan pengembang berselisih tentang masa depan dolar digital.
Stablecoin—mata uang kripto yang dipatok pada aset dunia nyata seperti dolar AS—telah tumbuh menjadi pasar senilai $170+ miliar. Namun, penindakan regulasi terbaru, insiden de-pegging, dan proposal legislatif baru telah menyalakan badai besar.
Mengapa perdebatan ini memanas sekarang?
Tiga perkembangan utama telah mendorong isu ini ke garis depan:
1. Legislasi Baru AS: GENIUS Act yang baru diperkenalkan dan Clarity for Payment Stablecoins Act membelah Washington. Satu kubu menginginkan pengawasan ketat seperti bank; kubu lainnya berargumen bahwa aturan yang berat akan mematikan inovasi dan mendorong kripto ke luar negeri.
2. Perlombaan Global untuk Dominasi Digital: Aturan MiCA dari UE kini sudah berlaku, mewajibkan penerbit stablecoin untuk memegang cadangan likuid yang signifikan. Sementara itu, Asia bergerak lebih cepat dengan program percontohan. “AS kehilangan keunggulannya,” peringatkan para pendukung industri.
3. Dampak Terra dan BUSD: Ingat keruntuhan Terra tahun 2022 ($40 billion yang menghapus ) dan penutupan BUSD tahun lalu? Para skeptis mengatakan tidak ada yang berubah—stablecoin “algoritmik” yang berisiko masih ada, dan perlindungan konsumen tetap lemah.
The two sides of
· Untuk Regulasi: “Stablecoin sudah bersifat sistemik,” kata seorang mantan pejabat FDIC. “Jika satu penerbit utama gagal, itu bisa memicu rush di seluruh kripto dan bahkan pasar uang tradisional. Kita butuh persyaratan modal seperti bank dan cadangan yang diaudit.”
· Untuk Inovasi: Para pembangun kripto berargumen bahwa regulasi berlebihan akan memberikan kemenangan kepada Tether ( yang saat ini menguasai 70% pangsa pasar ) atau pesaing asing. “Kita butuh stablecoin yang diatur di AS, yang transparan, dan bisa bersaing dengan token dolar privat,” kata seorang pendiri protokol DeFi terkemuka.
Apa yang terjadi selanjutnya?
Semua mata tertuju pada Kongres AS. RUU bipartisan dapat lolos pada akhir 2026, tetapi pertempuran kunci masih berlanjut:
· Apakah regulator negara bagian atau federal harus memiliki otoritas utama?
· Apakah penerbit stablecoin diwajibkan hanya memegang US Treasuries ( tanpa surat utang perusahaan )?
· Aturan apa yang berlaku untuk stablecoin internasional?
Sementara itu, pemain besar seperti Circle (USDC) dan Paxos melakukan lobi secara agresif, sementara proyek-proyek yang lebih kecil bereksperimen dengan stablecoin penghasil imbal hasil—fitur yang telah disorot regulator sebagai sangat dekat dengan “sekuritas yang tidak terdaftar.”
Intinya
bukan sekadar kebisingan Twitter. Bagaimana perdebatan ini diselesaikan akan menentukan apakah aset digital berbasis dolar menjadi tulang punggung pembayaran global atau tetap menjadi alat kripto khusus. Untuk saat ini, bersiaplah menghadapi lebih banyak volatilitas, lebih banyak dengar pendapat, dan argumen yang makin panas di setiap sudut industri.