Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Tentang kinerja lingkungan mobil plug-in hybrid, muncul hasil penelitian yang cukup menarik perhatian.
Sejauh ini, mobil plug-in hybrid telah menjadi perhatian sebagai alternatif yang realistis untuk kendaraan listrik penuh. Dapat berjalan dengan daya baterai untuk jarak pendek, dan untuk jarak jauh dapat beralih ke mode hybrid konvensional. Karena mampu mencapai jarak tempuh lebih dari 1000 kilometer, kenyamanan pengguna sangat tinggi. Selain itu, di banyak wilayah tersedia insentif kebijakan, menjadikannya pilihan yang ramah lingkungan.
Namun, sebuah survei yang dilakukan oleh Fraunhofer Institute di Jerman menunjukkan keraguan terhadap manfaat lingkungan nyata dari mobil plug-in hybrid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi bahan bakar nyata per 100 kilometer jauh lebih tinggi daripada angka yang diumumkan oleh produsen. Ini menimbulkan keraguan besar terhadap efektivitas kendaraan dalam pengurangan emisi.
Mengapa terjadi perbedaan seperti ini? Kemungkinan besar, perbedaan antara kondisi pengujian produsen dan kondisi penggunaan nyata sangat besar. Nilai katalog mobil plug-in hybrid didasarkan pada skenario ideal, tetapi dalam kenyataannya, banyak kondisi berbeda yang tidak terduga selama perjalanan.
Hasil penelitian ini memberikan wawasan penting bagi pembuat kebijakan lingkungan. Mungkin perlu untuk meninjau kembali posisi mobil plug-in hybrid. Ini menandakan bahwa saat ini kita membutuhkan penilaian yang didasarkan pada data nyata, bukan sekadar pertimbangan lingkungan secara superficial.