Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Saya baru-baru ini memperhatikan topik yang sangat penting terkait pasar tenaga kerja Amerika — sektor konstruksi menghadapi krisis nyata dalam ketersediaan tenaga kerja.
Situasinya benar-benar aneh. Di satu sisi, pasar tenaga kerja umum mengalami PHK dan kesulitan, tetapi sektor konstruksi berjalan dalam arah yang sangat berlawanan. Asosiasi Konstruksi dan Kontraktor terkait memperkirakan kebutuhan sektor ini sekitar 456.000 pekerja baru hingga tahun 2027 — peningkatan sebesar 30,7% dari angka saat ini. Yang menarik, sebagian besar permintaan ini disebabkan oleh pensiun, bukan hanya peningkatan proyek.
Menurut yang saya baca, pekerjaan khusus sangat dibutuhkan. Teknisi listrik saja diperkirakan akan mengalami pertumbuhan sebesar 9,5% hingga 2034, dan teknisi pemanas dan ventilasi sebesar 8,1%. Pekerjaan terampil secara umum diperkirakan akan tumbuh sebesar 5,3% — lebih cepat dari rata-rata pertumbuhan pekerjaan sebesar 3,1%.
Namun ada masalah nyata — sekitar 20% dari tenaga kerja berusia di atas 55 tahun. Pelatihan dan perizinan memakan waktu lama, yang berarti penggantian pekerja yang pensiun tidak mudah. Selain itu, kebijakan imigrasi yang lebih ketat membatasi akses ke sumber tenaga kerja tradisional, memperburuk situasi.
Yang menarik, investasi perusahaan teknologi besar (Meta, Microsoft, Amazon, Google, Oracle) mencapai 700 miliar dolar tahun ini — meningkat dari 400 miliar tahun lalu. Sebagian besar dana ini digunakan untuk pusat data dan infrastruktur terkait kecerdasan buatan. Ini berarti permintaan besar untuk pekerja konstruksi, terutama untuk pekerjaan khusus.
Data menunjukkan bahwa pengeluaran untuk pusat data baru meningkat sebesar 32% selama sepuluh bulan pertama tahun 2025 dibandingkan tahun sebelumnya. Tapi di sinilah masalahnya — proyek-proyek yang menguntungkan ini menarik sumber daya dari proyek utama lainnya seperti bangunan perumahan dan pabrik.
92% perusahaan konstruksi yang mencari pekerja mengatakan mereka mengalami kesulitan menemukan kandidat yang memenuhi syarat. Jim Farley dari Ford memperingatkan tentang kekurangan besar — diperkirakan sekitar 600.000 pekerja di pabrik dan 500.000 di konstruksi. Pekerjaan terampil membutuhkan pelatihan yang lebih baik dan menarik talenta baru sebelum para ahli meninggalkan industri.
Kontras yang jelas — pasar tenaga kerja yang lebih luas menghadapi kesulitan sementara sektor konstruksi sangat membutuhkan pekerja. Jika ini tidak segera diatasi, kita mungkin akan melihat kenaikan besar biaya tenaga kerja dan penundaan proyek-proyek penting.