Belakangan ini, Kongres AS mengalami sebuah kejadian yang cukup menarik. Sejumlah anggota sedang mendorong larangan permanen terhadap mata uang digital bank sentral (CBDC), bukan sekadar penangguhan sementara seperti sebelumnya. Apa logika di balik ini? Singkatnya, apa itu CBDC? Yaitu mata uang digital yang diterbitkan oleh pemerintah, tetapi para anggota ini khawatir bahwa itu akan menjadi alat pengawasan.



Pada hari Jumat lalu, anggota DPR Claude bersama 28 rekan mengirim surat kepada Ketua DPR Johnson dan Pemimpin Mayoritas Senat Thune, dengan tegas menyatakan keinginan untuk melarang sepenuhnya penerbitan CBDC dalam bentuk apapun di Amerika Serikat. Sementara itu, Komite Perbankan Senat merilis RUU HR 6644, dokumen sepanjang 300 halaman yang memuat sebuah klausul yang meminta Federal Reserve tidak menerbitkan dolar digital sebelum tahun 2031.

Menariknya, ini bukan kali pertama isu ini muncul. RUU HR 1919 yang menentang CBDC dan pengawasan telah disahkan di DPR, tetapi RUU S 464 yang diajukan Senator Lee dan menolak CBDC di Senat terhenti. Para anggota ini berpendapat bahwa versi legislasi yang direvisi justru melemahkan bahasa keras awalnya, sehingga mereka menuntut pengembalian ke pernyataan yang lebih tegas.

Dari sudut pandang mereka, apa ancaman CBDC? Ada dua kekhawatiran utama: pertama, masalah privasi, mereka percaya bahwa CBDC akan menyebabkan "pengawasan keuangan yang bertentangan dengan konstitusi"; kedua, konsentrasi kekuasaan, di mana Federal Reserve akan memiliki kendali luas atas keuangan masyarakat tanpa pemilihan umum. Ini sudah melampaui diskusi teknis semata dan menjadi isu konstitusi serta kebebasan sipil.

Dari sudut pandang pasar, dinamika politik ini berdampak besar. Pendukung percaya bahwa CBDC dapat memodernisasi sistem pembayaran dan mendorong inklusi keuangan; penentang menegaskan prinsip privasi dan desentralisasi. Perkembangan ini di Kongres bisa membentuk kerangka regulasi aset digital swasta di masa depan dan mempengaruhi ruang pengembangan ekosistem kripto.

Situasinya saat ini adalah: nasib RUU HR 6644 di Senat masih belum pasti, HR 1919 harus disetujui Senat agar menjadi undang-undang, dan S 464 menghadapi hambatan prosedural. Ini menunjukkan betapa sulitnya mencapai konsensus bipartisan dalam kebijakan mata uang digital. Hasil akhir legislasi ini tidak hanya akan menentukan apakah AS akan menerbitkan CBDC, tetapi juga akan mempengaruhi kompetisi ekosistem keuangan digital secara keseluruhan. Penting untuk terus memantau perkembangan RUU ini di Senat dan sikap Federal Reserve terhadap CBDC.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan