Belakangan ini perang Layer2 di dunia kripto sedang memanas, semuanya berteriak tentang penangkapan nilai Token. Tapi siapa sangka, orang pertama yang benar-benar mengukuhkan nilai Token justru adalah HR perusahaan besar?


Saya melihat berita yang sangat mengejutkan di media sosial, indikator kinerja baru dari sebuah perusahaan besar: konsumsi AI Token, yang langsung mempengaruhi status karyawan tetap dan promosi.
Sinyal ini sangat menarik:
1. Token telah berubah makna
Dulu adalah satuan biaya untuk AI, sekarang menjadi indikator proxy produktivitas manusia. Konsumsi yang tinggi menunjukkan bahwa kamu benar-benar menggunakan AI seperti kerangka luar.
2. Realitas yang ironis
Token Crypto sudah sepuluh tahun berjuang untuk penangkapan nilai, tapi masih sekadar mimpi. Token AI hanya dalam satu tahun, langsung masuk ke sistem HR.
3. Seleksi yang kejam
Orang yang mampu menggunakan AI sedang secara sistematis membedakan diri. Di masa depan, hierarki di tempat kerja mungkin akan menjadi: yang mengonsumsi Token vs yang masih mengandalkan tenaga fisik.
Dua Token ini, siapa yang akan mengubah dunia terlebih dahulu?
Crypto masih berbicara tentang konsensus keuangan, sementara Token AI sudah menjadi garis hidup pekerja.
Dulu bilang "Talk is cheap, show me the code", mungkin nanti akan berubah menjadi "Code is cheap, show me your Token consumption."
Lihat Asli
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan